Kuwait Menggagalkan Rencana Teroris yang Menargetkan para Pemimpin Negara

AKURAT.CO Kementerian Dalam Negeri Kuwait menggagalkan rencana teror yang menargetkan simbol negara dan para pemimpin. Aparat juga menangkap jaringan yang diduga terlibat dalam rencana tersebut.
Juru bicara Kementerian Dalam Negeri, Brigadir Jenderal Nasser Bouslaib, mengatakan pengungkapan kasus ini merupakan hasil pemantauan dan operasi intensif yang dilakukan oleh aparat keamanan negara.
Dalam operasi tersebut, petugas menangkap enam orang yang terdiri dari lima warga negara Kuwait dan satu orang non-warga yang kewarganegaraannya telah dicabut. Selain itu, terdapat 14 tersangka lain yang masih buron dan berada di luar negeri dengan berbagai kewarganegaraan.
Bouslaib menyebut para tersangka memiliki keterkaitan dengan kelompok Hizbullah. Jaringan ini diduga merencanakan aksi pembunuhan terhadap tokoh penting negara serta merekrut anggota baru untuk melancarkan serangan teror di dalam negeri.
Baca Juga: Kuwait Klaim Hancurkan Mayoritas Rudal, Bandara Sempat Terbakar
Ia menambahkan, para tersangka mengakui telah bergabung dengan organisasi tersebut dan melakukan aktivitas spionase. Mereka juga menyatakan kesiapan untuk menjalankan aksi yang menargetkan pimpinan negara.
Menurutnya, para pelaku menerima pelatihan militer di luar Kuwait, termasuk penggunaan senjata dan bahan peledak, teknik pengintaian, serta metode pembunuhan. Tindakan tersebut disebut sebagai pengkhianatan serius yang mengancam keamanan negara.
Kementerian menyatakan seluruh tersangka yang telah ditangkap telah diserahkan ke jaksa penuntut umum untuk proses hukum lebih lanjut. Sementara itu, upaya pengejaran terhadap pelaku lain masih terus dilakukan, baik di dalam maupun luar negeri.
Pemerintah Kuwait menegaskan keamanan dan kedaulatan negara adalah hal yang tidak dapat ditawar. Otoritas memastikan akan mengambil tindakan tegas terhadap siapa pun yang terbukti terlibat dalam aksi terorisme atau bekerja sama dengan kelompok ekstremis.
Sebelumnya, pada Maret, Kementerian Dalam Negeri juga mengumumkan keberhasilan menggagalkan sejumlah rencana teror lain yang terkait jaringan serupa, termasuk yang menargetkan fasilitas vital di Kuwait.
Sumber: Voiceofemirates
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan
- 10Indonesia dan Mesir Tegaskan Solusi Dua Negara Kunci Perdamaian Palestina





