Badan Intelijen Israel Ajak Rakyat Iran Tunjukan Informasi dalam Negeri, Janjikan Kemenangan

AKURAT.CO Badan intelijen Israel, Mossad, dilaporkan meningkatkan pendekatan digital untuk menjangkau warga Iran di tengah memanasnya konflik kawasan.
Langkah ini disebut sebagai bagian dari strategi memperluas pengaruh dan menghimpun dukungan internal melalui platform daring.
Laporan yang dikutip dari AFP menyebutkan, sebuah kanal berbahasa Persia muncul di Telegram pada akhir Desember 2025.
Kanal tersebut berisi ajakan kepada warga Iran untuk menjalin komunikasi langsung serta menawarkan kerja sama dengan dalih tujuan bersama.
Tautan kanal itu dikabarkan tercantum di situs resmi Mossad, disertai akun perekrutan di sejumlah media sosial lain seperti Instagram, Facebook, dan LinkedIn.
Baca Juga: Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib, Konflik Kian Memanas
Kanal tersebut dilaporkan telah menarik puluhan ribu pengikut. Dalam sejumlah unggahannya, pengelola kanal mendorong warga Iran untuk mengirimkan informasi dari dalam negeri dan menjanjikan komunikasi yang aman.
Selain Telegram, aktivitas serupa juga terpantau di platform X melalui akun bernama Mossad Farsi. Akun itu mulai aktif pertengahan 2025 dan kerap memuat kritik terhadap kepemimpinan Iran, serta konten yang diklaim bertujuan menarik simpati publik.
Seorang analis intelijen Israel, Yossi Melman, menyebut praktik semacam ini merupakan bagian dari pola lama operasi intelijen yang kini memanfaatkan teknologi digital.
Di sisi lain, belum ada pernyataan resmi terbuka dari kantor Perdana Menteri Israel terkait detail operasional akun-akun tersebut. Namun, sejumlah media Israel menyebutnya sebagai bagian dari strategi komunikasi Mossad.
Pengamat menilai, pendekatan multi-platform ini mencerminkan pergeseran strategi intelijen modern yang tidak hanya mengandalkan operasi militer atau jaringan konvensional, tetapi juga perang informasi di ruang digital.
Baca Juga: Israel Serang Ladang Gas South Pars, Iran Ancam Target-Target Minyak dan Gas di Kawasan Teluk
Dalam konteks konflik yang terus bereskalasi, ranah siber dinilai menjadi salah satu medan utama dalam perebutan pengaruh dan opini publik.
Hingga kini, otoritas Iran belum memberikan tanggapan resmi terkait laporan mengenai kanal dan akun yang disebut terhubung dengan Mossad tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 3Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 5Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 6Prediksi Prancis vs Italia 3 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 8Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat








