Iran Luncurkan Rudal ke Israel, Dua Tewas; Serangan Meluas ke Kawasan Teluk dan Lebanon

AKURAT.CO Iran meluncurkan rudal canggih ke wilayah Israel bagian tengah pada Rabu (dini hari), menewaskan dua orang. Serangan tersebut dilakukan sebagai balasan atas tewasnya dua pejabat tinggi keamanan Iran dalam serangan Israel sehari sebelumnya.
Sejumlah negara di kawasan, termasuk Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Irak, juga melaporkan adanya serangan baru yang diduga berasal dari Teheran.
Iran menyatakan telah menembakkan rudal dengan hulu ledak ganda ke arah Israel. Serangan ini merupakan bagian dari eskalasi konflik yang telah memasuki hari ke-19.
Sebelumnya, Israel mengumumkan bahwa serangan di Teheran pada Selasa menewaskan Gholam Reza Soleimani, kepala unit paramiliter Basij di bawah Garda Revolusi Iran (IRGC), serta pejabat tinggi keamanan Ali Larijani, yang menjabat sebagai sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran.
Larijani menjadi pejabat tinggi kedua Iran yang tewas dalam konflik ini, setelah pemimpin tertinggi sebelumnya, Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan tewas dalam serangan di kompleksnya di Teheran pada 28 Februari, saat serangan awal dilakukan oleh pasukan gabungan Amerika Serikat dan Israel.
Iran telah mengonfirmasi kematian kedua tokoh tersebut, yang disebut berperan penting dalam penanganan aksi protes di dalam negeri pada Januari lalu.
Serangan balasan Iran pada Rabu menewaskan dua orang di Ramat Gan, wilayah Israel tengah, menurut layanan medis Magen David Adom. Sejumlah korban lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.
Iran juga mengakui penggunaan rudal dengan hulu ledak ganda, yang dirancang untuk meningkatkan daya rusak dan menembus sistem pertahanan udara Israel. Rekaman yang beredar menunjukkan pelepasan munisi klaster dari salah satu rudal.
Garda Revolusi Iran menyebut telah meluncurkan rudal jenis Khorramshahr-4 dan Qadr sebagai bentuk pembalasan atas kematian Larijani.
Selain menyerang Israel, Iran juga meluncurkan serangan ke kawasan Teluk. Negara-negara seperti Arab Saudi dan Kuwait melaporkan berhasil mencegat sejumlah proyektil yang masuk ke wilayah mereka.
Arab Saudi menyatakan telah menembak jatuh rudal balistik yang mengarah ke sekitar Pangkalan Udara Prince Sultan, yang menjadi lokasi penempatan pasukan dan pesawat militer Amerika Serikat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 2KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 3Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 4Pindar UKU Salurkan Rp687,18 Miliar dengan Pinjaman Macet Hanya 2,48 Persen, Jaga Keseimbangan Pertumbuhan dan Risiko
- 5Prediksi Skor Porto vs Napoli 5 November 2026: Tuan Rumah Berpeluang Menang
- 6Prediksi Skor Dortmund vs Betis 5 November 2026: Mampukah Die Borussen Hentikan Rekor Sempurna Tim Tamu?
- 7Masuki Usia 8 Tahun, Pindar UKU Bidik Pertumbuhan Lewat Penguatan Kolaborasi dengan Lembaga Keuangan
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar







