Akurat Logo

Trump Ancam Iran: Ganggu Jalur Minyak di Selat Hormuz, AS Akan Balas 20 Kali Lebih Keras

Fitra Iskandar | 10 Maret 2026, 08:36 WIB
Trump Ancam Iran: Ganggu Jalur Minyak di Selat Hormuz, AS Akan Balas 20 Kali Lebih Keras
Ilustrasi Selat Hormuz. Foto: Istimewa

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperingatkan Iran agar tidak mengganggu pengiriman minyak melalui Selat Hormuz. Ia menegaskan Amerika Serikat akan memberikan respons militer yang jauh lebih keras jika jalur energi vital tersebut terganggu.

Dalam pernyataannya di platform media sosial Truth Social pada Senin (10/3), Trump mengatakan setiap upaya Iran menghentikan aliran minyak di Selat Hormuz akan dibalas dengan kekuatan yang jauh lebih besar dari serangan sebelumnya.

“Jika Iran melakukan apa pun yang menghentikan aliran minyak di Selat Hormuz, mereka akan dihantam oleh Amerika Serikat dua puluh kali lebih keras daripada yang telah mereka alami sejauh ini,” kata Trump.

AS Ancam Serang Target di Iran

Trump juga menyatakan Amerika Serikat dapat menargetkan sejumlah lokasi di Iran yang menurutnya mudah dihancurkan.

Ia menyebut serangan tersebut berpotensi menghambat kemampuan Iran untuk membangun kembali fasilitas yang rusak.

“Kematian, api, dan amarah akan melanda mereka—tetapi saya berharap dan berdoa hal itu tidak terjadi,” ujarnya.

Baca Juga: Selat Hormuz Ditutup Iran, 60 Kapal Prancis Terjebak di Perairan Timur Tengah

Selat Hormuz Jalur Vital Perdagangan Minyak Dunia

Trump mengatakan peringatannya ditujukan untuk melindungi jalur perdagangan global, khususnya negara-negara yang sangat bergantung pada pasokan energi yang melewati Selat Hormuz.

Menurutnya, langkah tersebut juga akan memberikan manfaat bagi negara-negara seperti China yang mengandalkan pengiriman minyak melalui jalur strategis tersebut.

“Ini adalah hadiah dari Amerika Serikat untuk China dan semua negara yang sangat bergantung pada Selat Hormuz. Saya berharap ini akan menjadi isyarat yang dihargai,” kata Trump.

Sumber: Anadolu


 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.