Akurat Logo

Israel Copot CCTV untuk Sembunyikan Dampak Serangan Rudal Iran

Lufaefi | 10 Maret 2026, 07:49 WIB
Israel Copot CCTV untuk Sembunyikan Dampak Serangan Rudal Iran
Israel dalam Perang Melawan Iran

AKURAT.CO Media Iran melaporkan bahwa otoritas Israel mencabut sejumlah kamera CCTV di wilayah Palestina yang diduduki untuk menyembunyikan dampak kerusakan dan korban jiwa akibat serangan rudal Iran.

Mengutip kantor berita Tasnim, Pars Today pada Selasa (10/3/2026) menyebut langkah tersebut sebagai bagian dari sensor ketat informasi oleh media Israel terkait kondisi di lapangan.

Laporan itu menyatakan pencopotan kamera dilakukan untuk membatasi dokumentasi visual atas kerusakan yang terjadi.

Sejumlah mantan pejabat militer dan analis Amerika turut dikutip dalam laporan tersebut. Larry Johnson, mantan analis badan intelijen AS, mengatakan pengendalian informasi dilakukan karena situasi yang dihadapi Israel dinilai berat.

“Alasan mereka mengendalikan informasi dengan sangat ketat adalah karena mereka sedang mengalami kekalahan telak,” ujarnya.

Sementara itu, Larry Wilkerson, pensiunan Kolonel Angkatan Darat AS, menyebut dampak serangan Iran terhadap Tel Aviv cukup signifikan.

Baca Juga: Konflik Hezbollah-Israel, Parlemen Lebanon Tunda Pemilu Legislatif Selama Dua Tahun

“Kerusakan yang ditimbulkan Iran terhadap Tel Aviv sangat parah dan serangan-serangan ini tiada henti; ini bukan serangan tunggal. Serangan ini terus berlanjut tanpa henti,” katanya.

Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Israel terkait tudingan pencopotan kamera CCTV tersebut maupun klaim mengenai tingkat kerusakan akibat serangan rudal Iran.

Ketegangan antara Iran dan Israel terus meningkat dalam beberapa hari terakhir, dengan kedua pihak saling melancarkan serangan dan mengeluarkan pernyataan keras di tengah konflik yang meluas di kawasan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi