Hezbollah dan Israel Saling Serang di Perbatasan Lebanon

AKURAT.CO Pertukaran serangan antara kelompok bersenjata Hezbollah dan Israel terus berlanjut di wilayah perbatasan. Situasi bahkan mulai meluas ke wilayah Lebanon di tengah meningkatnya ketegangan kawasan akibat konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
Dikutip dari Anadolu, Jumat (6/3), Hezbollah menyatakan telah menargetkan konsentrasi kendaraan militer Israel di kota Markaba, Lebanon selatan, dengan rentetan roket. Serangan itu disebut sebagai aksi ketiga yang dilancarkan kelompok tersebut ke lokasi yang sama.
Bentrokan antara kedua pihak dilaporkan terus terjadi di sepanjang wilayah perbatasan Lebanon–Israel.
Serangan Udara Israel Hantam Pinggiran Beirut
Di sisi lain, serangan udara besar yang dilancarkan Israel menghantam kawasan Borj el-Barajneh di pinggiran selatan ibu kota Beirut. Wilayah tersebut dikenal sebagai salah satu basis kuat Hezbollah.
Serangan tersebut terjadi setelah militer Israel mengumumkan dimulainya gelombang baru operasi udara. Sebelumnya pada hari yang sama, sejumlah serangan udara Israel juga menargetkan beberapa titik di pinggiran selatan Beirut.
Militer Israel sebelumnya telah memperingatkan ribuan warga di kawasan tersebut agar segera mengungsi sebelum serangan dilakukan. Israel menyatakan operasi itu ditujukan pada lokasi-lokasi yang terkait dengan infrastruktur Hezbollah.
Fasilitas Sipil Ikut Terdampak
Namun menurut laporan Lebanese National News Agency, bombardemen Israel tidak hanya menghantam target militer, tetapi juga mengenai fasilitas sipil serta kawasan permukiman.
Perkembangan ini memicu kekhawatiran bahwa konflik dapat meluas ke wilayah lain di Timur Tengah.
Dampak Perang Iran–AS–Israel
Ketegangan meningkat seiring operasi militer besar yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran sejak Sabtu lalu.
Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan drone dan rudal ke sejumlah target di Israel serta negara-negara Teluk yang menjadi lokasi pangkalan militer Amerika Serikat.
Situasi ini menambah kekhawatiran akan potensi meluasnya konflik menjadi perang regional yang melibatkan lebih banyak negara di kawasan Timur Tengah.
Sumber: Anadolu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi Bahasa Inggris TKA SMA 2026 Lengkap dengan Contoh Soal
- 9Pemerintah Tegaskan Perekonomian Indonesia Masih Positif Jelang Akhir Tahun
- 10Ketua KPK Ingatkan Nusron Wahid Penuhi Panggilan Penyidik Tanpa Harus Dijemput Paksa








