Nama Dalai Lama Disebut Puluhan Kali dalam Epstein Files

AKURAT.CO Nama Dalai Lama disebut lebih dari 150 kali dalam dokumen terbaru terkait kasus Jeffrey Epstein yang dirilis Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ). Rilis terbaru ini menjadi bagian dari paket besar Epstein Files terkait Dalai Lama dan sejumlah tokoh publik lain yang tercantum dalam arsip komunikasi Epstein.
Berdasarkan penelusuran di situs resmi DOJ, terdapat setidaknya 157 penyebutan Dalai Lama dalam kumpulan dokumen tersebut. Namun, penyebutan nama tidak serta-merta menunjukkan keterlibatan dalam tindak pidana.
Isi Email di Epstein File Terkait Dalai Lama
Salah satu email tertanggal 21 Oktober 2012 menunjukkan Epstein memberi tahu kontaknya bahwa ia akan menghadiri sebuah acara di pulau yang tidak disebutkan namanya, yang juga akan dihadiri Dalai Lama.
Dalam email lain tertanggal 10 Mei 2015 yang dikirim kepada Epstein, seorang pengirim menyebut rencana pertemuan dengan Tenzin—murid yang menjalankan pusat Dalai Lama—serta inisiatif etika di Media Lab. Email itu juga menyebut kemungkinan mengatur pertemuan dengan Dalai Lama.
Sehari kemudian, dalam email balasan, Epstein menulis, “Saya sedang mengatur Dalai Lama untuk makan malam.”
Hingga kini, kantor Dalai Lama belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait penyebutan namanya dalam dokumen Epstein Files terkait Dalai Lama tersebut.
Kesaksian Jurnalis Soal Pertemuan di Rumah Epstein
Jurnalis dan konsultan asal AS, Michael Wolff, yang pernah menjadi penasihat Epstein, mengatakan dalam sebuah podcast tahun lalu bahwa ia pernah bertemu Dalai Lama di kediaman Epstein di Manhattan.
Saat ditanya pembawa acara apakah benar ia bertemu Dalai Lama di rumah Epstein, Wolff menjawab, “Ya, benar.” Ia menambahkan bahwa banyak tokoh terkenal pernah datang ke rumah tersebut.
Profil Dalai Lama dan Kontroversi Sebelumnya
Dalai Lama, yang bernama lahir Tenzin Gyatso dan kini berusia 90 tahun, baru-baru ini diumumkan sebagai pemenang Grammy untuk audiobook berjudul Meditations: The Reflections of His Holiness The Dalai Lama.
Pemimpin spiritual Buddha Tibet itu juga sempat menjadi sorotan pada 2023 setelah beredar video yang memperlihatkan dirinya meminta seorang murid laki-laki muda untuk “mengisap lidahnya,” yang memicu kritik luas dari publik.Latar Belakang Rilis Besar Epstein Files
Departemen Kehakiman AS merilis lebih dari 3 juta halaman dokumen, 2.000 video, dan 180.000 gambar dalam paket besar Epstein Files Transparency Act. Arsip tersebut mencakup foto, transkrip dewan juri, serta catatan penyelidikan, meski banyak bagian masih disensor.
Jeffrey Epstein meninggal dunia pada 2019 di sel tahanan New York. Ia dinyatakan bunuh diri saat menunggu persidangan atas dakwaan perdagangan seks yang melibatkan anak di bawah umur.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat







