Akurat Logo

Israel dan Iran Saling Serang dalam Sidang Darurat Dewan Keamanan PBB

Fajar Rizky Ramadhan | 30 Oktober 2024, 06:00 WIB
Israel dan Iran Saling Serang dalam Sidang Darurat Dewan Keamanan PBB

AKURAT.CO Ketegangan antara Israel dan Iran memuncak dalam sidang darurat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Senin (28/10/2024).

Pertemuan ini digelar atas permintaan Iran menyusul serangan udara Israel pada 26 Oktober, yang disebut sebagai respons terhadap serangan rudal Iran pada 1 Oktober.

Iran melaporkan bahwa serangan udara Israel menimbulkan kerusakan terbatas di sejumlah lokasi dan menewaskan lima orang, terdiri atas empat tentara dan satu warga sipil.

Dalam sidang yang berlangsung di markas besar PBB, New York, kedua negara saling menegaskan haknya untuk membela diri, seperti dilaporkan AFP.

Baca Juga: Israel Sekarang Bukan Bani Israel yang Disebut dalam Kitab Suci Al-Qur'an, Ini Buktinya!

Duta Besar Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani, menuduh Israel melakukan agresi sistematis yang memperburuk instabilitas kawasan Timur Tengah.

“Serangan Israel bukan insiden terpisah, tetapi bagian dari pola agresi berkelanjutan dengan impunitas yang tidak terkendali," ujarnya.

Iravani juga mengkritik keterlibatan militer Israel di wilayah Palestina, Lebanon, Suriah, dan Yaman, yang menurutnya seharusnya mendapat kecaman keras dari Dewan Keamanan.

Meski memperingatkan kemungkinan pembalasan atas serangan terbaru Israel, Iravani menekankan bahwa Iran tetap mengutamakan jalur diplomasi untuk menyelesaikan konflik ini.

Baca Juga: Iran Usulkan Pembentukan Parlemen Al-Quran untuk Negara-negara Islam

Sementara itu, Israel membela tindakannya sebagai upaya perlindungan terhadap ancaman dari Iran, menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan hak negara untuk mempertahankan diri dari serangan rudal.

Ketegangan ini menambah panas situasi geopolitik di Timur Tengah dan menarik perhatian dunia internasional terhadap peran PBB dalam menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.