AS Jadi Negara yang Sering Dilanda Tornado, Ternyata Inilah Penyebabnya

AKURAT.CO Amerika Serikat (AS) sering mengalami cuaca ekstrem berupa tornado, yang merupakan pusaran angin cepat berbentuk spiral atau corong yang dapat merusak dan menerbangkan puing-puing besar di sekitarnya.
AS memiliki lebih dari 1.150 kejadian tornado dalam setahun. Wilayah di AS yang sering dilanda tornado meliputi Texas, Kansas, Florida, Oklahoma, dan Nebraska.
Texas secara resmi dilaporkan mengalami sekitar 140 tornado setiap tahunnya.
Wilayah Alabama juga rata-rata mengalami puluhan tornado setiap tahunnya dengan sekitar 14 tornado dan rata-rata 8 orang meninggal tiap tahunnya akibat dampak tornado.
Lantas, apakah penyebab AS jadi negara yang sering dilanda tornado?
Baca Juga: Peneliti BRIN Ungkap Angin Kencang di Rancaekek Jadi Tornado Pertama di Indonesia
Penyebab AS sering dilanda tornado
Kombinasi topografi dan lokasi yang unik membuat Amerika Serikat (AS) menjadi tempat yang ideal untuk tornado, seperti yang dilaporkan.
Tornado biasanya terbentuk dalam badai yang disebut supercell yang memungkinkan udara hangat dan basah dari ketinggian yang lebih rendah naik, sementara udara dingin dan kering turun.
Proses ini menyebabkan udara berputar dengan cepat.
Tornado terjadi ketika ada perbedaan suhu dan kelembaban antara dua massa udara.
Di Amerika Serikat, berbagai jenis udara berinteraksi di berbagai wilayah.
Misalnya, udara lembap dari Teluk Meksiko bergerak ke utara dan bertemu dengan udara dingin dari Kanada, yang dapat menyebabkan rotasi udara yang berpotensi menjadi tornado.
Perubahan tiba-tiba dalam suhu dan tekanan atmosfer juga dapat menyebabkan konvergensi udara, yang dapat memicu tornado.
Selain itu, rotasi bumi juga memengaruhi angin dan lapisan udara di atasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini








