India Larang Distribusi Dan Penjualan Produk Bersertifikat Halal

AKURAT.CO - Pemerintah negara bagian Uttar Pradesh, India, telah mengumumkan larangan distribusi dan penjualan produk bersertifikat Halal, termasuk roti, gula, minyak nabati, susu, pakaian dan obat-obatan.
Alasan di balik larangan ini diungkapkan sebagai tindakan ilegal. Pihak berwenang menyatakan bahwa sertifikasi halal menciptakan kebingungan mengenai kualitas makanan.
Badan Otoritas Keamanan dan Standar Pangan India (FSSAI) memegang peran kunci dalam menetapkan standar untuk produk makanan di negara ini.
Dikutip dari Trtworld.com, Selasa (21/11/2023), sertifikasi halal produk makanan dianggap sebagai sistem paralel yang dapat menciptakan kebingungan di kalangan konsumen.
Uttar Pradesh, sebagai negara bagian terbesar dan terpadat di India, telah memicu kontroversi terkait kebijakan ini.
Meskipun pihak berwenang membantah adanya agenda memecah belah terhadap populasi Muslim, kritikus menyatakan kekhawatiran terkait tuduhan tersebut.
"Agama tidak boleh dimasukkan ke dalam makanan. Ada banyak barang seperti garmen, gula, dan lain-lain yang dicap Halal, dan itu melanggar hukum," ujar juru bicara BJP negara bagian Rakesh Tripathi kepada Reuters.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir Tahun
- 10Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara








