Daftar Negara Paling Korup Di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?

AKURAT.CO Korupsi merupakan sebuah praktik negatif yang menjadi permasalahan serius di seluruh dunia. Daftar negara paling korup di dunia menjadi perhatian.
Korupsi adalah sebuah fenomena sosial, politik dan ekonomi yang kompleks dan terjadi di semua negara.
Bahkan, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menilai fenomena korupsi dapat merusak institusi demokratis, memperlambat perkembangan ekonomi dan berkontribusi terhadap ketidakstabilan pemerintahan.
Menanggapi hal tersebut, Transparency International melakukan penelitian untuk memberikan peringkat kepada negara-negara terkorup berdasarkan penilaian ahli serta opini publik.
Hasil penelitian dirangkum dalam Corruption Perceptions Index (CPI).
10 Daftar Negara Paling Korup di Dunia
Dalam CPI 2021 yang dirilis satu tahun setelahnya atau pada Januari 2022, sebanyak 180 negara diberikan peringkat dengan skala 0 sampai 100.
Semakin rendah skor maka semakin tinggi tingkat korupsi negara itu.
Berikut daftar negara paling korup di dunia, menurut data CPI.
-
Somalia (Skor: 13)
-
Suriah (Skor: 13)
-
Venezuela (Skor: 14)
-
Afghanistan (Skor: 16)
-
Korea Utara (Skor: 16)
-
Yaman (Skor: 16)
-
Guinea Khatulistiwa (Skor: 17)
-
Libya (Skor: 17)
-
Burundi (Skor: 19)
-
Sudan Selatan (Skor: 11)
Namun, sebuah penelitian lain juga dilakukan dan memberikan peringkat yang berbeda dari CPI.
Menurut US News and World Report, BAV Group dan Wharton School of the University of Pennsylvania yang melibatkan lebih dari 17 ribu orang di 78 negara, Irak menjadi negara paling korup di dunia.
Berikut 10 daftar negara paling korup di dunia menurut penelitian tersebut.
-
Irak
-
Kolombia
-
Meksiko
-
Brasil
-
Rusia
-
Guatemala
-
Kazakhstan
-
Lebanon
-
El Salvador
-
Azerbaijan
Itulah daftar negara paling korup di dunia berdasarkan hasil dari dua penelitian yang dilakukan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI, Pemerintah Hormati Kebebasan Berpendapat
- 10Polemik Ijazah Gibran, Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa







