Akurat Logo

5 Fakta Menarik Harajuku yang Disebut Pusat Street Fashion Jepang

Sabdi Imanuel Manuleus | 27 Juli 2022, 16:55 WIB
5 Fakta Menarik Harajuku yang Disebut Pusat Street Fashion Jepang

AKURAT.CO Citayam Fashion Week (CFW) terus menjadi perbincangan utama sejumlah warganet. Bahkan, beberapa waktu lalu, CFW sempat diulas oleh salah satu media di Jepang, Tokyo Fashion, melalui Twitter. Media fashion tersebut menyorot fenomena CFW sebagai salah satu awal kemunculan dari fenomena mode yang juga terjadi di Jepang, yang lebih banyak dikenal dengan nama Harajuku street fashion. 

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah fakta penting terkait kawasan Harajuku. 

1. Sebuah kawasan tidak resmi di Tokyo

Harajuku merupakan sebuah kawasan tidak resmi alias tidak tercatat secara administratif. Harajuku adalah sebutan populer dari sebuah kawasan yang terletak di sekitar Stasiun Harajuku, Distrik Shibuya, Tokyo, Jepang. Kawasan ini mulai terkenal karena banyaknya anak muda yang berkumpul dengan mengenakan pakaian nyentrik dan mencolok. 

2. Tempat berkembangnya subkultur

Penggunaan nama Harajuku dimulai pada tahun 1980-an. Fenomena ini mulai menjadi perbincangan setelah subkultur Takenoko-zoku berkembang di sekitar wilayah ini. Hingga kini, kawasan ini dikenal sebagai tempat fesyen anak muda di Jepang. Bahkan, anak sekolah dari berbagai pelosok Jepang kerap memasukkan Harajuku sebagai salah satu tujuan studi wisata di Tokyo. 

3. Diawali dari orang yang ingin melihat Takenoko-zoku

Takenoko-zoku mulai muncul di sekitar pertengahan 1970-an hingga pertengahan 1980-an. Takenoko-zoku adalah sebuah tarian yang dilakukan oleh kelompok anak muda, didominasi oleh perempuan namun dipimpin laki-laki, dengan mengenakan pakaian berwarna-warni dan mencolok. Tariannya pun dikenal sangat khas. Di era ini, tarian ini hanya dilakukan oleh anak muda di sekitar wilayah asli Harajuku. Namun, karena semakin populer, banyak orang yang rela datang ke daerah Harajuku hanya untuk melihat penampilan tarian ini. 

4. Jadi kawasan penting di Zaman Meiji

Wilayah Harajuku awalnya merupakan kawasan penting yang menghubungkan Tokyo dan area sekitarnya. Hingga akhirnya, pada tahun 1970-an, kawasan ini semakin ramai setelah dibukanya department store. Seiring dengan semakin banyaknya orang yang datang untuk menonton para Anon-zoku, kawasan ini pun ditetapkan sebagai kawasan khusus pejalan kaki. Setelahnya, berbagai butik merek terkenal dunia pun terus berkembang di wilayah ini. 

5. Harajuku fashion style

Lebih dulu berkembang dari Citayam Fashion Week, Harajuku bahkan telah memiliki fashion style tersendiri. Beberapa di antaranya adalah Cosplay atau Costume Play, Lolita, Punk, Gyaru, Ganguro, Yamanba, hingga Visual Kei. Setiap gaya tersebut memiliki komunitas tersendiri di wilayah Harajuku ini. 

Itulah sederet fakta terkait Harajuku yang telah memiliki fashion style dengan ciri khas pakaian nyentrik dan mencolok.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.