AKURAT.CO Sebuah perusahaan senjata api yang berbasis di Utah, Amerika Serikat (AS) telah menghentikan produksi senjata Block 19 berwarna-warni yang dirancang menyerupai pistol mainan LEGO, setelah menghadapi kritik.
Dilansir dari Oddity Central, perusahaan senjata Culper Precision baru-baru ini meluncurkan Block 19, pistol Glock yang lebih mirip mainan anak-anak. Berwarna cerah dan tampaknya dirakit dari susunan LEGO, pistol itu menarik banyak perhatian, termasuk aktivis kontrol senjata dan organisasi nirlaba. Mereka menggambarkan pistol tersebut sebagai bentuk tidak bertanggung jawab dan berbahaya. Satu organisasi bahkan meminta LEGO, perusahaan Denmark, untuk campur tangan.
LEGO dilaporkan mengirim perintah kepada Culper Precision untuk menghentikan penjualan pistol tersebut. Mengingat tampilan Blok 19, serta fakta bahwa perusahaan tersebut menyebutkan LEGO dalam materi pemasaran mereka, termasuk mendorong orang untuk membelinya.
Dalam unggahan di Instagram, Culper Precision mengatakan bahwa Block 19 adalah senjata “untuk semua orang”, dan bahwa “memiliki dan menembakkan senjata api secara bertanggung jawab adalah kegiatan yang sangat menyenangkan”.
Akhirnya, setelah berkonsultasi dengan pengacara mereka, perusahaan memutuskan untuk menangguhkan produksi Block 19.
Baca Juga: Capai Rp3,1 M! Ini 10 Senjata Api Paling Mahal di Dunia
Block 19 sendiri awalnya dijual antara USD 549 hingga USD 765 atau sekitar Rp7,9juta hingga Rp11 juta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK




