Polisi Vietnam Bongkar Sindikat Penipuan Online di Kamboja, 59 Warga Ditangkap

AKURAT.CO Polisi Vietnam berhasil membongkar jaringan besar penipuan lintas negara yang beroperasi di Kamboja. Sebanyak 59 warga negara Vietnam ditangkap atas dugaan terlibat dalam aksi penipuan daring yang merugikan lebih dari 8.000 korban dengan total kerugian mencapai 300 miliar dong Vietnam atau sekitar 12 juta dolar AS.
Penangkapan dilakukan pada Selasa (29/10/2025) oleh satuan tugas khusus dari Kepolisian Lai Chau bekerja sama dengan kantor perwakilan Kementerian Keamanan Publik Vietnam di Kamboja dan Departemen Polisi Kriminal. Operasi berlangsung di kawasan Bukit Bokor, Provinsi Kampot, yang dikenal sebagai lokasi kompleks Bokor Ecological Park.
Menurut kepolisian, para pelaku berpura-pura menjadi kurir, anggota polisi, hingga tentara untuk menipu korban melalui berbagai modus online. Dari total tersangka, 15 di antaranya merupakan perempuan.
Polisi mengidentifikasi seorang perempuan bernama Sung Thi Mai alias Vi, 26 tahun asal Provinsi Lao Cai, sebagai dalang utama di balik operasi ini. Ia disebut mengendalikan puluhan kaki tangan yang menggunakan identitas palsu untuk menghubungi korban dan mengelabui mereka dengan skenario penipuan yang rapi.
Operasi penggerebekan berlangsung di bawah pengawasan langsung Letnan Jenderal Nguyen Van Long, Wakil Menteri Keamanan Publik Vietnam. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan bukti kuat kerja sama penegakan hukum antara Vietnam dan Kamboja, bertepatan dengan penandatanganan Konvensi PBB tentang Kejahatan Siber yang baru-baru ini digelar di Hanoi.
Para tersangka kini sedang diproses untuk dipulangkan melalui pos perbatasan Vietnam–Kamboja dan akan menjalani penyelidikan lanjutan atas dugaan keterlibatan dalam jaringan penipuan online berskala besar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







