Pemimpin Hamas Yahya Sinwar Diduga Tewas dalam Serangan Israel di Gaza

AKURAT.CO Militer Israel menyatakan sedang menyelidiki kemungkinan tewasnya pemimpin Hamas, Yahya Sinwar, dalam serangan terbaru di Jalur Gaza.
Serangan tersebut, yang melibatkan operasi gabungan dengan dinas keamanan Shin Bet, menewaskan tiga warga Palestina pada Kamis (17/10/2024).
"Kami sedang memeriksa kemungkinan bahwa salah satu korban adalah Yahya Sinwar," kata perwakilan militer Israel, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Baca Juga: Simposium Nasional PB HMI Bedah Peta Jalan Indonesia Emas, Mulai Isu Demokrasi hingga Kesejahteraan
Yahya Sinwar sebelumnya dipilih sebagai kepala biro politik Hamas pada Agustus, menggantikan Ismail Haniyeh yang terbunuh dalam serangan di Teheran, Iran, pada 31 Juli 2024.
Terpilihnya Sinwar oleh Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas, dianggap sebagai simbol kekuatan gerakan tersebut.
Sinwar, yang pertama kali terpilih sebagai kepala gerakan Hamas di Jalur Gaza pada 2017 dan terpilih kembali pada 2021, dianggap Israel sebagai otak di balik operasi lintas batas "Banjir Al-Aqsa" pada 7 Oktober tahun lalu.
Operasi itu menimbulkan kerugian besar bagi Israel dan merusak reputasi layanan intelijen serta keamanan mereka di mata internasional.
Baca Juga: Persaudaraan 98: Ridwan Kamil Pemimpin Inovatif yang Siap Atasi Masalah Jakarta
Israel menyatakan bahwa mengeliminasi Sinwar merupakan salah satu target utama dalam upaya militernya di Gaza saat ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








