Akurat Logo

Lebih dari 200 Ribu Orang Mengungsi di Lebanon Akibat Serangan Udara Israel

Petrus C. Vianney | 29 September 2024, 21:36 WIB
Lebih dari 200 Ribu Orang Mengungsi di Lebanon Akibat Serangan Udara Israel

AKURAT.CO Lebih dari 200.000 orang telah terpaksa mengungsi di dalam wilayah Lebanon akibat serangan udara Israel, menurut kepala UNHCR, Filippo Grandi, pada Sabtu (28/9/2024).

Grandi menyatakan bahwa lebih dari 50.000 warga Lebanon dan pengungsi Suriah yang tinggal di Lebanon telah menyeberang ke Suriah demi menyelamatkan diri dari serangan udara.

"Operasi bantuan sedang berlangsung, termasuk oleh UNHCR, untuk membantu semua yang membutuhkan, dalam koordinasi dengan kedua pemerintah," ujar Grandi, dikutip dari aa.com.tr, Minggu (29/9/2024).

Ketegangan antara Hizbullah dan Israel meningkat sejak serangan Israel di Jalur Gaza, yang telah menyebabkan lebih dari 41.600 korban jiwa, mayoritas perempuan dan anak-anak, menyusul serangan Hamas pada 7 Oktober lalu.

Serangan udara Israel di Lebanon terus berlanjut, dengan target yang mencakup komandan senior Hizbullah, termasuk pemimpinnya, Hassan Nasrallah, yang dilaporkan tewas pada Jumat (27/9/2024).

Pengeboman intensif terhadap beberapa lokasi di Lebanon masih berlangsung hingga Sabtu.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.