Mukjizat! Bayi Perempuan di Gaza Berhasil Diselamatkan dari Rahim Sang Ibu yang Terbunuh Karena Serangan Israel

AKURAT.CO Seorang bayi perempuan dilahirkan dari rahim seorang warga Palestina yang terbunuh bersama suami dan putrinya akibat serangan Israel di kota Rafah di Gaza.
Dilaporkan oleh pejabat kesehatan Palestina, mereka yang tewas dalam serangan terhadap dua rumah di daerah tersebut termasuk 13 anak dari satu keluarga.
Bayi perempuan itu lahir dengan berat 1,4 kg melalui operasi caesar darurat dengan kondisi stabil dan membaik secara bertahap, kata Mohammed Salama, dokter yang merawatnya.
Baca Juga: Daftar Pemain dan Sinopsis Tuhan, Izinkan Aku Berdosa, Catat Tanggal Tayangnya di Bioskop!
Bayi dari Sabreen Al-Sakani yang sedang hamil 30 minggu itu saat ini ditempatkan di inkubator di rumah sakit Rafah bersama bayi lainnya.
Bayi yang dinamai "Bayi syahid Sabreen Al-Sakani" akan dirawat di rumah sakit selama tiga hingga empat minggu.
"Setelah itu kita lihat kepergiannya dan ke mana perginya anak ini, ke keluarga, ke bibi atau paman atau kakek dan neneknya. Ini tragedi terbesarnya. Kalaupun anak ini selamat, dia terlahir sebagai yatim piatu," ujar Salama, dikutip Selasa (23/4/2024).
Baca Juga: Bertanggung Jawab Atas Serangan 7 Oktober, Kepala Intelijen Militer Israel Mengundurkan Diri
Ke-13 anak dari satu keluarga itu tewas dalam serangan terhadap rumah kedua milik keluarga Abdel Aal.
Tidak hanya mereka, dua wanita juga dilaporkan tewas dalam serangan Israel.
Layanan Darurat Sipil Palestina mengatakan timnnya menemukan 60 jenazah dari Rumah Sakit Nasser di Khan Younis di selatan daerah kantong tersebut, beberapa minggu setelah pasukan tentara Israel mundur dari kompleks medis.
Hal ini menambah jumlah jenazah yang berhasil digali dari halaman rumah sakit menjadi 210 sejak 12 April.
Badan tersebut mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa masih ada sekitar 2.000 orang hilang di bawah reruntuhan di Khan Younis dan 1.000 orang di wilayah tengah Jalur Gaza, yang jenazahnya tidak dapat dievakuasi karena kurangnya alat berat dan mesin.
Di wilayah Palestina yang lebih besar, yaitu Tepi Barat yang diduduki Israel, Israel mengatakan tentaranya melepaskan tembakan ke tiga warga Palestina yang menyerang mereka dan Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan ketiganya tewas.
Kekerasan telah berkobar di Tepi Barat dalam beberapa hari terakhir.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK







