Akurat Logo

Menteri Transportasi Singapura Mundur Usai Dijatuhi 27 Dakwaan Korupsi Senilai Rp4,4 Miliar

Sulthony Hasanuddin | 18 Januari 2024, 12:51 WIB
Menteri Transportasi Singapura Mundur Usai Dijatuhi 27 Dakwaan Korupsi Senilai Rp4,4 Miliar

AKURAT.CO Menteri Transportasi Singapura, S. Iswaran, mengumumkan mundur dari jabatan usai didakwa atas tuduhan korupsi pada Kamis (18/1/2024).

Pengunduran diri Israwan disampaikan langsung oleh Perdana Menteri, Lee Hsien Loong, setelah dakwaan korupsi senilai Rp4,4 miliar menimpa menterinya.

Namun, dalam sebuah surat pengunduran dirinya yang tersebar, Iswaran mengaku bahwa ia menolak dakwaan yang diterima dengan mengatakan akan fokus untuk membersihkan nama baiknya.

Akan tetapi jika terbukti melakukan korupsi, ia dapat didenda hingga SGD100.000 atau menghadapi hukuman tujuh tahun penjara.

Dikutip dari Reuters, kasus korupsi yang melibatkan Iswaran merupakan salah satu yang paling terkenal sebab menggaet seorang menteri di pusat keuangan Asia dalam beberapa dekade terakhir.

Baca Juga: Striker Brentford Ivan Toney Akhirnya Bebas dari Hukuman Larangan Bermain 8 Bulan

Biro Investigasi Praktik Korupsi (CPIB) melaporkan Iswaran yang sudah ditahan sejak Juli 2023, diduga telah mendapatkan suap senilai SGD384.340,98 atau Rp4,4 miliar dari taipan properti Ong Beng Seng untuk memajukan kepentingan bisnis Ong.

Lembar tagihan menunjukkan suap yang diterima Iswaran termasuk tiket pertandingan sepak bola, pertunjukan musikal, penerbangan dengan pesawat pribadi Ong dan tiket Grand Prix Formula 1 Singapura.

Iswaran sendiri merupakan penasihat komite pengarah Grand Prix, sementara Ong memiliki hak atas balapan tersebut.

Tidak hanya itu, CPIB mengatakan bahwa Iswaran menghadapi total 27 dakwaan termasuk korupsi dan menghalangi jalannya peradilan.

Baca Juga: Update Daftar Transfer Resmi Liga Inggris Pekan Ke-3 Januari 2024

Kasus korupsi Iswaran berhasil mengguncang Singapura yakni sebuah pusat keuangan utama di Asia yang membanggakan diri dengan pemerintahan yang bersih dan jarang terpengaruh oleh korupsi hingga skandal yang melibatkan para pemimpin politiknya.

Pegawai negeri sipil di Singapura digaji tinggi untuk mencegah korupsi dengan gaji tahunan banyak menteri kabinet melebihi SGD1 juta.

Baca Juga: Akhirnya Meluncur, Samsung Galaxy S24 Series Paling Murah Rp13Jutaan

Bahkan pada tahun 2022, Transparency International menempatkan Singapura sebagai negara paling tidak korup kelima dalam Indeks Persepsi Korupsi Internasional yang terdiri dari 180 negara.

Kasus korupsi terakhir yang melibatkan seorang menteri di negara itu terjadi pada tahun 1986 ketika menteri pembangunan nasional diselidiki karena diduga menerima suap. Namun, menteri tersebut meninggal sebelum dia dapat didakwa di pengadilan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.