AKURAT.CO Naypyidaw adalah adalah ibu kota Myanmar yang ditetapkan pada tahun 2005 untuk menggantikan Yangon.
Dalam buku Capital Cities Around the World, Roman Adrian menginformasikan bahwa Naypyidaw merupakan ibu kota resmi baru dari Burma atau biasa dikenal dengan nama resmi Republik Kesatuan Myanmar.
Namun sayang, sudah 17 tahun berselang Naypyidaw dikenal sebagai ibu kota yang diharapkan menjadi pusat keramaian justru tampak sepi.
Saking sunyinya, Naypyidaw dijuluki sebagai kota hantu oleh media setempat. Ibu kota itu tampak luas namun populasi di Naypyidaw lebih kecil dengan luas sekitar 1.000 kilometer persegi hanya dihuni sekitar 900 ribu orang.
Baca Juga: Rombongan Diplomat Indonesia Ditembak Di Myanmar, Ketua MPR Angkat Suara
Dengan demikian fasilitas yang dirancang untuk banyak orang menjadi terlihat semakin kosong. Jalan-jalan yang dibangun mencapai delapan ruas hanya tampak sesekali dilintasi.
Fasilitas lainnya, ibu kota Myanmar ini dialiri dengan listrik yang melimpah. Banyak restoran yang dilengkapi fasilitas wifi super kencang tetapi penduduk belum leluasa menggunakannya, membuat segala kemewahan itu terasa sia-sia.
Wisatawan juga tidak tertarik mengunjungi Naypyidaw, beberapa kota yang biasanya padat dikunjungi tampak lenggang.
Namun semua hal itu terjadi bukan tanpa alasan, sudah dua tahun berlalu sejak perang saudara terjadi. Dan kini pertempuran mematikan terus berlanjut antara junta militer dan kelompok-kelompok sipil bersenjata yang terorganisir di Myanmar.
Baca Juga: ASEAN Kecam Serangan Udara Junta Myanmar Di Desa Pa Zi Gyi: Patuhi Konsensus Lima Poin!
Insiden kekerasan makin sering terjadi. Konflik ini pun menyebabkan banyak warga sipil tewas.
Sebab tragedi itulah yang membuat warga ingin pergi meninggalkan Myanmar dan wisatawan pun enggan mendatangi negara itu sehingga terciptalah Naypyidaw yang tampak seperti kota mati. (Almira Ramadhani)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 3KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 6Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 7Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 8Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 9Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Pungli Dokumen Imigrasi
- 10KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah








