Gaza Dibombardir Israel, Respons Pemimpin Arab Saudi: Kami Tegaskan, Akan Terus Mendukung Rakyat Palestina

AKURAT.CO Pemimpin Arab Saudi, Raja Salman bin Abdulaziz akhirnya angkat bicara terkait Serangan yang dilancarkan Israel ke jalur Gaza. Raja Salman melakukan rapat riyadh pada Selasa (10/10)/2023, 3 hari setelah serangan pertama Israel.
Diketahui, Arab Saudi telah menghubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas terkait perkembangan di Gaza. Raja Salman juga menegaskan akan mengerahkan upaya yang lebih besar dengan kekuatan regional maupun internasional untuk mengakhiri serangan Israel terhadap Gaza.
“Pemerintah menekankan bahwa Arab Saudi akan terus mendukung rakyat Palestina dalam upaya mereka mendapatkan hak sah mereka, mencapai harapan dan aspirasi mereka, serta membangun perdamaian yang adil dan abadi," katanya.
Baca Juga: Waduh! Israel Mengaku Terjadi Kesalahan Laporan Penyerangan Dari Lebanon Selatan
Rapat Riyadh yang dilakukan Arab Saudi juga turut dihadiri oleh putra mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) yang sebelumnya juga memberi respon perihal serangan Israel terhadap Gaza.
Menurutnya, Arab Saudi ingin mencegah perluasan konflik dan akan tetap terus mendukung Palestina mencapai kehidupan yang layak.
"Arab Saudi terus mendukung rakyat Palestina untuk mencapai hak sah mereka atas kehidupan yang layak," tutur putra mahkota sekaligus Perdana Menteri (PM) Arab Saudi itu.
Menurut MBS, situasi yang terjadi di Gaza merupakan situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya, di mana tingkat kekerasan yang terjadi sangat tinggi. Arab Saudi juga menegaskan jika konflik yang terjadi merupakan akibat ulah Israel.
Arab Saudi juga mengatakan konflik terjadi karena pendudukan Israel yang terus berlanjut di Palestina hingga merampas hak-hak sah rakyat Palestina. Israel juga dikatakan terus melakukan provokasi sistematis terhadap rakyat Palestina.
Sebelumnya, kekerasan antara Israel dan Palestina yang terjadi sejak Sabtu (8/10/2023) lalu terjadi di tengah adanya spekulasi Arab Saudi akan menormalisasi hubungan dengan Israel.
Baca Juga: Vladimir Putin Serukan Israel-Palestina Hentikan Perang Melalui Jalur Negosiasi
Hal ini seiring dengan kesepakatan AS yang memberikan jaminan keamanan serta bantuan untuk pengembangan nuklir sipil.
Padahal sebelumnya, Arab Saudi tidak pernah mengakui Israel sebagai sebuah negara. Namun MBS masih mengatakan jika Palestina sangat penting bagi Arab Saudi karena Palestina merupakan rumah bagi situs suci umat Islam.
Saat ini Israel terus menerus melancarkan serangannya dengan menyasar fasilitas-fasilitas penting di Gaza, seperti masjid, rumah sakit, pemukiman padat penduduk hingga pusat layanan komunikasi Gaza.
Israel juga memblokir jalur keluar masuk Gaza hingga berdampak pada putusnya pasokan air, bahan bakar, dan makanan.
Hingga saat ini, diperkirakan korban tewas akibat serangan Israel ke Gaza mencapai lebih dari 900 jiwa, termasuk di dalamnya lebih dari 260 anak-anak.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini






