5 Fakta Iron Dome, Pertahanan Rudal Israel Yang Lawan Hamas

AKURAT.CO Sistem pertahanan udara Israel yang terkenal canggih, yang dikenal sebagai Iron Dome, telah mencatat tingkat keberhasilan dan akurasi sekitar 96% dalam mendeteksi serangan roket dari musuh selama ini.
Namun, ketika terlibat dalam konflik bersenjata melawan Hamas, Iron Dome terkadang mengalami kesulitan karena Hamas menggunakan taktik penyerangan dengan peluncuran roket dalam jumlah yang besar, sehingga membuat Iron Dome menjadi kurang efektif.
5 Fakta Iron Dome
1. Dibuat dengan bantuan AS
Iron Dome, dikembangkan oleh Israel dengan bantuan Amerika Serikat (AS), adalah sistem pertahanan udara berbasis Rafael Advanced Defence System. Ini diciptakan sebagai respons terhadap serangan roket dari Lebanon yang mengancam Israel pada tahun 2006 dan mulai beroperasi secara resmi pada tahun 2011.
Baca Juga: Benny Harman: Kasus Korupsi SYL Dan Pemerasan Firli Harus Jalan
2. Iron Dome menghalangi roket dan drone
Iron Dome dirancang untuk menghalangi serangan roket dan drone dalam jarak dekat yang beroperasi di udara. Keakuratannya yang mengesankan telah menarik perhatian dunia, bahkan dua baterai Iron Dome dikirim ke militer AS pada tahun 2020. Selain itu, Ukraina juga dikabarkan meminta pasokan Iron Dome untuk melindungi diri mereka, meskipun Israel menyatakan bahwa mereka hingga saat ini hanya memberikan bantuan kemanusiaan dan pertahanan sipil kepada Kyiv.
3. Biaya untuk sistem deteksi Israel
Sistem pendeteksi Iron Dome memerlukan pengeluaran yang mencapai ribuan hingga jutaan dolar untuk mengatasi serangan yang terjadi. Namun, Iron Dome telah mengembangkan teknologi berbasis laser yang memungkinkan mereka untuk menonaktifkan roket dan drone musuh dengan biaya perkiraan sekitar US$ 2 per proses deteksi.
Baca Juga: Foto Pertemuannya Dengan SYL Beredar, Nikmat Mana Lagi Yang Didustakan Firli?
4. Melindungi aset kapal militer
Selain digunakan untuk pertahanan darat, Iron Dome juga telah dikembangkan dalam versi yang bertujuan melindungi aset kapal militer, dan implementasi versi ini dimulai sejak tahun 2017.
5. Mendeteksi serangan
Sistem Iron Dome memiliki kemampuan khusus untuk mendeteksi serangan roket yang ditujukan ke daerah yang padat penduduk. Jika suatu wilayah tidak dihuni, Iron Dome akan mengabaikan serangan tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi Bahasa Inggris TKA SMA 2026 Lengkap dengan Contoh Soal
- 9Pemerintah Tegaskan Perekonomian Indonesia Masih Positif Jelang Akhir Tahun
- 10Ketua KPK Ingatkan Nusron Wahid Penuhi Panggilan Penyidik Tanpa Harus Dijemput Paksa









