Lonjakan Angka Kelahiran di China Diprediksi Terjadi Tahun Ini

AKURAT.CO, Dokter dan pakar populasi memprediksi adanya lonjakan angka kelahiran di China tahun ini. Hal itu disebabkan nilai tradisional yang masih kuat di mana para orangtua menginginkan anak mereka lahir di tahun babi menurut kalender Lunar.
"Hampir dapat dipastikan jumlah kelahiran tahun ini akan lebih tinggi. Secara tradisional, puncak populasi terjadi selama Tahun Babi. Beberapa kenalan saya mulai berbicara tentang memiliki bayi di Tahun Babi beberapa tahun yang lalu," kata Xu Congjian, presiden Rumah Sakit Kebidanan dan Kandungan di Universitas Fudan, dilansir dari laman China Daily, Selasa (9/4).
Warga China percaya bahwa mereka yang lahir di tahun babi akan beruntung dan kaya. Selain tahun babi, tahun lain yang dianggap baik adalah tahun kuda dan tahun monyet.
Yan Songbiao, presiden Rumah Sakit Obstetri dan Ginekologi Beijing, mengatakan bahwa berdasarkan pengamatannya sendiri, kalender bulan memainkan peran penting dalam rencana beberapa pasangan untuk memiliki bayi.
"Pada tahun 2014, yang merupakan tahun kuda, seekor binatang yang disukai oleh orang China, 17.250 bayi lahir di rumah sakit, jumlah tertinggi yang tercatat dalam 60 tahun terakhir. Tapi tahun berikutnya, yang merupakan tahun kambing, jumlahnya turun menjadi sekitar 12.000," katanya.
Kelahiran di China menurun selama dua tahun berturut-turut. Pakar kependudukan China mengatakan turunnya angka kelahiran dipengaruhi kurangnya jumlah wanita subur di China dan rasa enggan di kalangan generasi saat ini untuk memiliki anak.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





