Utusan Trump Dianggap Gemakan Perang Salib Terhadap Palestina

AKURAT.CO, Hanan Ashrawi, anggota senior Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), mengecam utusan Amerika Serikat Perserikatan Bangsa-Bangsa Nikki Haley, dan menduhuhnya telah menggemakan "perang salib" terhadap rakyat Palestina.
"Melalui kampanye intimidasi dan ancaman yang obsesif dan ditargetkan, perang salib Haley menekan siapapun yang berusaha untuk menantang kekebalan Israel," kata Ashrawi, sebagaimana dilansir Al Jazeera pada Kamis (6/7/2017).
Ashrawi menambahkan secara tidak langsung sikap Haley tersebut juga menggemakan peryataan ultrakonservatif yang sering disampaikan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Haley sendiri melakukan kunjungan ke Israel pada Juni 2017 ini. Ia menunjukkan sikap yang cenderung pro pada Israel. Haley secara konsisten menuduh Perserikatan Bangsa Bangsa secara sistematis menekan Israel.
Menurut Ashrawi, sikap Haley yang cenderung anti-Palestina tersebut telah merongrong peluang perdamaian Palestina-Israel. Padahal, Presiden AS Donald Trump menyatakan akan berupaya untuk menemukan soluasi mengatasi konflik ini.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK




