Doa Saat Melihat Gerhana Bulan Total: Menghidupkan Sunnah dan Merenungi Kebesaran Allah

AKURAT.CO Fenomena gerhana bulan total adalah peristiwa langka yang selalu menarik perhatian manusia.
Dalam Islam, gerhana bukan sekadar fenomena astronomi, tetapi juga tanda kebesaran Allah SWT yang mengingatkan kita untuk semakin mendekatkan diri kepada-Nya.
Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk berdoa, berdzikir, dan melaksanakan shalat gerhana (ṣalāt al-kusūf) ketika terjadi gerhana bulan atau matahari.
Saat menyaksikan gerhana bulan total, kita dianjurkan untuk memperbanyak istighfar, takbir, dan doa. Berikut adalah doa yang dianjurkan dibaca ketika melihat gerhana bulan total:
Doa Gerhana Bulan Total:
اللَّهُمَّ إِنَّ هَذِهِ الْآيَاتِ تُخَوِّفُنَا فَارْزُقْنَا التَّوْبَةَ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا
Allāhumma inna hādhihi al-āyāti tukhawwifunā farzuqnā at-tawbah wa'fu 'annā waghfir lanā
"Ya Allah, sesungguhnya tanda-tanda (kebesaran)-Mu ini membuat kami takut, maka anugerahkanlah kepada kami taubat, maafkanlah kami, dan ampunilah dosa-dosa kami."
Doa ini mencerminkan ketundukan dan pengakuan kita atas kekuasaan Allah SWT. Gerhana adalah momen untuk mengingat bahwa segala sesuatu di langit dan bumi adalah dalam kendali-Nya.
Baca Juga: Gerhana Bulan Total, Ini Doa yang Dianjurkan saat Melihatnya
Tindakan yang Dianjurkan Saat Terjadi Gerhana Bulan:
- Melaksanakan Shalat Kusuf — Shalat dua rakaat yang dilakukan secara berjamaah, disertai dengan bacaan panjang Al-Qur’an dan ruku’ serta sujud yang lama.
- Memperbanyak Istighfar — Memohon ampunan atas segala dosa dan kekhilafan.
- Bersedekah — Menunjukkan kepedulian kepada sesama sebagai bentuk syukur atas nikmat Allah.
- Berdoa dan Berdzikir — Memuji kebesaran Allah dan memohon perlindungan serta ampunan.
Hikmah di Balik Gerhana Bulan Total:
Gerhana bulan mengingatkan kita pada keterbatasan manusia dan kekuasaan Allah yang mutlak. Ini adalah kesempatan untuk memperbarui iman, meningkatkan ketakwaan, dan mendekatkan diri kepada Allah melalui ibadah dan refleksi diri.
Semoga kita selalu termasuk dalam golongan orang-orang yang peka terhadap tanda-tanda kebesaran Allah dan senantiasa berusaha menjadi hamba yang bersyukur dan bertakwa. Wallāhu a‘lam bishṣhawāb.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 5Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia








