Gerhana Bulan Total, Ini Doa yang Dianjurkan saat Melihatnya

AKURAT.CO Gerhana bulan total akan terjadi pada 14 Maret 2025. Gerhana bulan total adalah salah satu peristiwa alam yang selalu menarik perhatian manusia.
Dalam Islam, fenomena ini tidak hanya dilihat sebagai kejadian astronomi semata, tetapi juga menjadi momen refleksi spiritual dan pengingat akan kebesaran Allah SWT.
Apa Itu Gerhana Bulan Total?
Gerhana bulan total terjadi ketika posisi matahari, bumi, dan bulan berada dalam satu garis lurus, sehingga bayangan bumi sepenuhnya menutupi bulan.
Akibatnya, cahaya matahari yang seharusnya menerangi bulan terhalang oleh bumi, membuat bulan tampak gelap atau berwarna kemerahan.
Fenomena ini biasanya terjadi beberapa kali dalam setahun dan dapat dilihat dari berbagai belahan dunia, tergantung pada posisi geografis.
Baca Juga: Gerhana Bulan Total 14 Maret 2025, Fenomena Blood Moon yang Langka
Makna Gerhana dalam Islam
Dalam ajaran Islam, gerhana bulan maupun gerhana matahari bukan hanya sekadar fenomena alam, tetapi juga menjadi tanda kebesaran dan kekuasaan Allah SWT.
Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk memperbanyak ibadah saat terjadi gerhana, seperti salat gerhana (Salat Khusuf), berzikir, beristighfar, dan berdoa.
Diriwayatkan dalam hadis:
“Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Terjadinya gerhana bukan karena kematian atau kelahiran seseorang, tetapi Allah menakut-nakuti hamba-Nya dengan peristiwa itu. Jika kalian melihat gerhana, maka berdoalah kepada Allah, bertakbirlah, salatlah, dan bersedekahlah.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Doa saat Melihat Gerhana Bulan
Saat menyaksikan gerhana bulan total, dianjurkan untuk berdoa sebagai bentuk penghambaan dan pengakuan atas kebesaran Allah SWT. Salah satu doa yang bisa dibaca adalah:
اللَّهُمَّ إِنَّ هَذِهِ الْآيَاتِ تُخَوِّفُ عِبَادَكَ، فَارْزُقْنَا تَوْبَةً، وَارْزُقْنَا طَاعَةً، وَاجْعَلْنَا مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ
Allāhumma inna hādzihil-āyāti tukhawwifu 'ibādaka, farzuqnā taubatan, warzuqnā thā'atan, waj'alnā min 'ibādika aṣ-ṣāliḥīn.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya tanda-tanda kekuasaan-Mu ini membuat hamba-hamba-Mu takut. Maka anugerahkanlah kepada kami tobat, karuniakanlah kepada kami ketaatan, dan jadikanlah kami termasuk hamba-hamba-Mu yang saleh."
Selain itu, dianjurkan pula memperbanyak istighfar dan doa lainnya seperti:
رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ
Rabbana la tuzigh qulubana ba'da idh hadaytana wahablana min ladunka rahmah, innaka anta al-wahhab.
"Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau palingkan hati kami setelah Engkau beri petunjuk, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu. Sesungguhnya Engkaulah Maha Pemberi."
Salat Khusuf: Ibadah Sunnah saat Gerhana
Saat gerhana bulan total, umat Islam juga disunnahkan untuk melaksanakan Salat Khusuf, yaitu salat gerhana dua rakaat dengan tata cara khusus.
Berikut adalah ringkasan tata cara Salat Khusuf:
- Niat: Berniat melakukan Salat Khusuf karena Allah SWT.
- Takbiratul Ihram: Mengucapkan takbir dan memulai salat.
- Membaca Al-Fatihah dan Surat Panjang: Disunnahkan membaca surat yang panjang seperti Al-Baqarah atau lainnya.
- Rukuk: Dilakukan dengan lama dan khusyuk.
- Bangkit dari Rukuk: Membaca Al-Fatihah dan surat lagi, namun lebih pendek dari sebelumnya.
- Rukuk Kedua: Kembali rukuk dengan lama, tapi lebih singkat dari rukuk pertama.
- I'tidal dan Sujud: Dilanjutkan dengan i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua seperti salat biasa.
- Rakaat Kedua: Diulangi seperti rakaat pertama.
- Tasyahud Akhir dan Salam: Mengakhiri salat dengan tasyahud akhir dan salam.
Baca Juga: Akan Ada Gerhana Bulan Penumbra Esok Hari, Begini Zikir dan Doa saat Gerhana Bulan
Gerhana bulan total adalah momentum untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Melalui doa, salat, dan zikir, kita diajak untuk merenungkan kebesaran-Nya dan memperbaiki diri.
Jangan lewatkan kesempatan ini untuk memperbanyak ibadah dan memohon ampunan serta rahmat dari Allah SWT.
Semoga kita senantiasa menjadi hamba yang bersyukur dan selalu mengambil pelajaran dari setiap tanda-tanda kebesaran-Nya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 2KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 3Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 4Pindar UKU Salurkan Rp687,18 Miliar dengan Pinjaman Macet Hanya 2,48 Persen, Jaga Keseimbangan Pertumbuhan dan Risiko
- 5Prediksi Skor Porto vs Napoli 5 November 2026: Tuan Rumah Berpeluang Menang
- 6Prediksi Skor Dortmund vs Betis 5 November 2026: Mampukah Die Borussen Hentikan Rekor Sempurna Tim Tamu?
- 7Masuki Usia 8 Tahun, Pindar UKU Bidik Pertumbuhan Lewat Penguatan Kolaborasi dengan Lembaga Keuangan
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar








