Syarat Sah Salat Jumat, Muslimin Wajib Tahu

AKURAT.CO Sebagai salah satu rukun Islam, syarat sah salat Jumat wajib diketahui khususnya untuk para laki-laki agar mendapatkan keberkahan dan pahala yang dijanjikan Allah SWT. Salat Jumat merupakan salah satu kewajiban dalam agama Islam yang memiliki peran penting dalam memperkokoh dan memperkuat ikatan antarumat.
Salat Jumat adalah ibadah salat berjemaah yang dilakukan setiap hari Jumat sebagai pengganti Salat Zuhur bagi muslimin. Hukum Salat Jumat adalah sunah mu'akkadah, yang artinya sangat dianjurkan untuk dilaksanakan oleh pria dewasa yang berada dalam kondisi fisik dan mental sehat, kecuali bagi beberapa kelompok tertentu seperti wanita, anak-anak, orang sakit dan musafir.
Untuk melaksanakan Salat Jumat secara sah terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi.
Syarat Sah Salat Jumat
Syaikh DR. Alauddin Za'tari melalui kitab Fiqh Al-'Ibadat; Ilmiyyan 'Ala Madzhabi Al-Imam Asy-Syafi'i Ma'a Mutammimat Tanasub Al-'Ashr yang diterjemahkan Abdul Rosyad Shiddiq, menyebutkan ada lima syarat sah Salat Jumat.
1. Dilakukan pada waktu Zuhur
Rangkaian Salat Jumat, termasuk pelaksanaan dua khutbahnya, harus dilangsungkan pada waktu Zuhur. Seperti ditulis pada hadis riwayat Anas bin Malik, "Sesungguhnya Nabi SAW menunaikan Salat Jumat ketika matahari condong ke arah barat." (HR Bukhari). Salat Jumat tidak boleh dikerjakan di luar waktu Zuhur, sesuai kesepakatan jumhur ulama yang menetapkan waktu Salat Jumat pada Zuhur. Adapun, Salat Jumat sudah seperangkat dengan khutbahnya. Sehingga apabila ada seorang khatib yang berkhutbah di luar waktu tersebut maka tidak sah.
2. Dilaksanakan di area tempat tinggal
Syarat sah Salat Jumat harus didirikan di tempat berkumpul yang dihuni oleh orang-orang yang menjadikan sahnya salat tersebut. Juga di wilayah yang masih dalam cakupan kontrol suatu negeri. Salat Jumat tidak mesti ditunaikan di dalam masjid sehingga bisa dilaksanakan di tanah lapang yang masih dalam batas tempat tinggal masyarakat.
3.Tidak berbarengan dengan Salat Jumat lain dalam satu wilayah
Baik di kota maupun di desa Salat Jumat hanya dikerjakan satu kali. Mengadakannya sekali karena sebagai syiar berkumpulnya dan kesatuan muslim sebagaimana yang dilakukan oleh Rasul SAW beserta di masa Khulafaur Rasyidin. Namun bila muslim sulit untuk berkumpul sebab luasnya wilayah dan satu tempat itu tidak mencukupi sehingga perlu bersusah payah, maka Salat Jumat boleh dilaksanakan di beberapa tempat
4. Dikerjakan secara berjemaah
Syarat sah Salat Jumat tidak boleh dilakukan sendiri atau munfarid, sehingga harus secara berjemaah. Jumlah jemaahnya pun mesti ada minimal 40 orang saat memulai khutbah hingga berakhirnya salat, termasuk imam dan jemaah lainnya.
5. Didahului dengan dua khutbah
Khutbah sejumlah dua kali perlu dilaksanakan sebelum Salat Jumat dua rakaat dimulai. Pelaksanaan dua khutbah diselingi dengan duduk sebentar, sebagaimana perkataan Jabir bin Samurah: "Sesungguhnya Rasulullah SAW berkhutbah dengan posisi berdiri. Setelah duduk, beliau berdiri lagi untuk menyampaikan khutbah yang kedua." (HR Muslim).
Untuk melaksanakannya dengan sah, ada beberapa syarat Salat jumat yang harus dipenuhi. Dengan melaksanakan Salat Jumat secara benar dan khusyuk, umat muslim dapat memperoleh keberkahan dan pahala dari Allah SWT serta memperkuat persaudaraan sesama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





