Akurat

5 Keutamaan Membaca Surah Al Waqi’ah: Berdasarkan Hadis dan Tafsir

Eko Krisyanto | 10 Juli 2025, 19:40 WIB
5 Keutamaan Membaca Surah Al Waqi’ah: Berdasarkan Hadis dan Tafsir

AKURAT.CO Surah Al-Waqi’ah merupakan salah satu surat dalam Al-Qur’an yang memiliki banyak keutamaan, khususnya terkait rezeki dan ketenangan hati. 

Surat ke 56 ini termasuk golongan Makkiyah dan mengandung pesan mendalam tentang hari kiamat serta pembalasan amal manusia. Tidak heran jika banyak riwayat dan tafsir menyebutkan manfaat besar dari membaca Surah Al-Waqi’ah secara rutin.

Baca Juga: Keutamaan Membaca Surah Al-Mulk, Al-Waqi'ah, dan Al-Kahfi dalam Hadits Nabi

Berikut adalah lima keutamaan membaca Surah Al-Waqi’ah:

1. Menjaga dari kefakiran dan kemiskinan 

Salah satu keutamaan yang paling populer dari Surah Al-Waqi’ah adalah sebagai pelindung dari kefakiran. Ini didasarkan pada hadis yang diriwayatkan dari sahabat Abdullah bin Mas’ud RA:

“Barangsiapa membaca Surah Al-Waqi’ah setiap malam, maka dia tidak akan ditimpa kefakiran selama-lamanya.”
(HR. Al-Baihaqi dalam Syu’ab al-Iman No. 2373)

Meski hadis ini oleh sebagian ulama tergolong dhoif, namun banyak ulama, termasuk Imam Al-Ghazali dalam Ihya’ Ulumuddin, menyebutkan bahwa Surah Al-Waqi’ah memiliki rahasia besar dalam menjaga kelapangan rezeki.

Baca Juga: Kalender Jawa Hari Ini 3 Juli: Ramalan Weton Kamis Legi, Rezeki, Asmara, dan Watak Pahang Ora Pinuju Ing Ati

2. Mendapatkan Rezeki dari berbagai Arah 

Surah Al-Waqi’ah juga disebut sebagai surat yang mampu membawa keberkahan rezeki, karena kandungannya mengingatkan manusia terhadap hari kiamat agar tidak terlena dengan nikmat dunia. Meskipun kandungan ayat tersebut tentang kiamat. Ibnu Mas'ud meriwayatkan tentang surat Al Waqiah sebagai surat kekayaan.

Dari riwayat Ibnu Mas’ud RA:

“Ajarkanlah istri-istri kalian membaca Surah Al-Waqi’ah, karena ia adalah surat kekayaan.”
(HR. Ibnu Katsir dalam Tafsirnya, menukil dari Atsar Ibnu Mas’ud)

Ayat-ayat pada Surah Al-Waqi’ah juga menunjukkan bagaimana Allah memberikan rezeki dan kekuasaan-Nya, seperti dalam firman-Nya:

اَفَرَءَيْتُمْ مَّا تَحْرُثُوْنَءَاَنْتُمْ تَزْرَعُوْنَهٗۤ اَمْ نَحْنُ الزّٰرِعُوْنَ 

Pernahkah kamu perhatikan benih yang kamu tanam? “Kamukah yang menumbuhkannya ataukah Kami yang menumbuhkan?”
(QS. Al-Waqi’ah: 63-64)

Ayat ini mengingatkan bahwa seluruh rezeki yang diperoleh berasal dari kuasa Allah, bukan semata-mata hasil jerih payah manusia.

3. Memperkuat Keimanan Tentang Hari Akhir 

Surah Al-Waqi’ah banyak mengisahkan keadaan manusia di hari kiamat, pembagian kelompok (ashabul yamin, ashabul syimal, dan as-sabiqun), serta balasan amal.

Firman Allah:

“Apabila terjadi hari kiamat, tidak seorangpun dapat mendustakan kejadiannya. (Itu) merendahkan (satu golongan) dan meninggikan (golongan yang lain).”
(QS. Al-Waqi’ah: 1-3)

Menurut Tafsir Al-Misbah karya Prof. Quraish Shihab, ayat ini dimaksudkan untuk menggugah hati manusia agar mempersiapkan diri dengan amal saleh, karena pengadilan Allah bersifat absolut dan tak terbantahkan.

Dengan membaca surat ini secara rutin akan menumbuhkan rasa takut (khauf) kepada Allah.

4. Meningkatkan Rasa Tawakal dan Syukur

Ayat-ayat pertengahan dalam Surah Al-Waqi’ah menggambarkan nikmat Allah dalam bentuk makanan, air, dan api, sebagai bukti kekuasaan-Nya yang seharusnya membuat manusia bersyukur.

“Kalian perhatikan air yang kamu minum. Kamukah yang menurunkannya dari awan ataukah Kami yang menurunkannya?”
(QS. Al-Waqi’ah: 68-69)

Dalam Tafsir Ibnu Katsir, dijelaskan bahwa ayat-ayat tersebut memperlihatkan bagaimana Allah menjadikan air, tumbuhan, dan api sebagai tanda kekuasaan dan pengingat nikmat-Nya.

Membacanya secara rutin akan meningkatkan kesadaran spiritual dan sikap tawakal kepada Allah dalam menghadapi persoalan dunia.

5. Amalan Malam yang Mendatangkan Pahala dan Ketenangan

Membaca Surah Al-Waqi’ah pada malam hari merupakan sunnah hasanah (amalan baik) yang diajarkan oleh para sahabat nabi.

Dalam kitab Al-Adzkar karya Imam An-Nawawi, disebutkan bahwa banyak ulama dan salafus shalih membaca surat ini sebelum tidur sebagai bentuk ibadah tambahan.

Ibnu Katsir juga menukil bahwa Utsman bin Affan RA memiliki kebiasaan membaca Surah Al-Waqi’ah setiap malam sebelum tidur.

Kebiasaan ini diyakini mampu menenangkan hati dan pikiran, serta mengalirkan pahala dari bacaan Qur’an sebagai penutup hari.

Kapan Waktu Terbaik Membacanya?

Waktu yang disarankan adalah setiap malam sebelum tidur, sebagaimana yang dilakukan oleh para sahabat dan ulama terdahulu. 

Beberapa ulama menganjurkan membaca setelah salat isya agar tidak terlewat karena tertidur lebih awal.

Itulah beberapa manfaat membaca Surah Al-Waqi’ah yang bukan hanya tentang keutamaan rezeki, tetapi juga penegasan keimanan, peningkatan spiritualitas, dan pengingat akan hari akhirat.

Perlu diingat bahwa membaca surat ini bukan hanya menjadi amalan rutin, tetapi juga bagian dari pembinaan diri menuju pribadi yang bersyukur dan bertawakal.

Bayu Aji Pamungkas (Magang)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R