Akurat Logo

5 Doa Pagi Hari Pembawa Rezeki yang Halal dan Berkah

Lufaefi | 29 September 2026, 05:08 WIB
5 Doa Pagi Hari Pembawa Rezeki yang Halal dan Berkah
Doa Pagi Hari untuk Rezeki yang Halal - Dok. Istimewa

AKURAT.CO Pagi hari menjadi waktu yang baik untuk memulai aktivitas dengan doa dan harapan kepada Allah SWT. Setelah menunaikan salat Subuh, seorang Muslim dapat mengawali pekerjaannya dengan memohon kelancaran urusan, kecukupan rezeki, serta keberkahan dalam setiap penghasilan yang diperoleh.

Dalam Islam, rezeki tidak hanya dipahami sebagai banyaknya harta. Rezeki yang baik adalah rezeki yang diperoleh melalui jalan halal, mencukupi kebutuhan, memberikan manfaat, dan membawa keberkahan bagi kehidupan.

Karena itu, berdoa memohon rezeki sebaiknya berjalan bersama ikhtiar. Doa bukan pengganti bekerja, tetapi menjadi bentuk penghambaan sekaligus permohonan agar usaha yang dilakukan mendapatkan pertolongan Allah SWT.

Ada sejumlah doa yang dapat diamalkan pada pagi hari untuk memohon rezeki. Berikut di antaranya.

  1. Doa Memohon Rezeki yang Halal dan Dicukupkan

Salah satu doa yang sangat baik diamalkan adalah doa yang diajarkan Rasulullah SAW:

اللَّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ، وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

“Ya Allah, cukupkanlah aku dengan yang halal dari-Mu sehingga aku tidak membutuhkan yang haram, dan cukupkanlah aku dengan karunia-Mu sehingga aku tidak membutuhkan selain-Mu.”

Doa ini mengandung permohonan yang sangat penting. Seorang Muslim tidak sekadar meminta banyak harta, tetapi memohon agar kebutuhan hidup dicukupi melalui jalan yang halal.

Dengan membaca doa ini pada pagi hari, seseorang dapat mengingat kembali bahwa keberhasilan dalam mencari nafkah bukan hanya tentang mendapatkan penghasilan, tetapi juga menjaga sumber penghasilan tersebut.

Baca Juga: Doa Shalat Istisqa untuk Meminta Hujan

  1. Doa Memohon Rezeki yang Baik

Rasulullah SAW juga mengajarkan doa:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima.”

Doa ini diriwayatkan dari Ummu Salamah dan disebut dibaca Nabi Muhammad SAW setelah salat Subuh.

Menariknya, doa tersebut tidak hanya meminta rezeki. Di dalamnya terdapat tiga permohonan sekaligus, yaitu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima.

Artinya, seorang Muslim tidak hanya mengejar penghasilan, tetapi juga membutuhkan ilmu agar dapat menjalani kehidupan dengan benar dan amal yang diterima sebagai bekal akhirat.

  1. Doa Nabi Musa Memohon Kebaikan

Ketika berada dalam kondisi membutuhkan pertolongan, Nabi Musa AS berdoa:

رَبِّ إِنِّي لِمَا أَنْزَلْتَ إِلَيَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيرٌ

“Ya Tuhanku, sesungguhnya aku sangat memerlukan suatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku.” (QS Al-Qashash: 24).

Doa ini dapat menjadi pengingat bahwa manusia pada hakikatnya selalu membutuhkan pertolongan Allah.

Kata “khair” dalam ayat tersebut bermakna kebaikan secara luas. Karena itu, doa ini tidak harus dipahami sebatas permintaan uang, tetapi juga dapat menjadi permohonan atas berbagai bentuk kebaikan yang dibutuhkan dalam kehidupan.

Membacanya pada pagi hari dapat menjadi bagian dari munajat sebelum memulai aktivitas dan pekerjaan.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi