Akurat Logo

Subsidi Transportasi untuk Pencari Kerja Bakal Dongkrak Pengguna Angkutan Umum

Okto Rizki Alpino | 25 Oktober 2026, 21:43 WIB
Subsidi Transportasi untuk Pencari Kerja Bakal Dongkrak Pengguna Angkutan Umum
Pencari kerja dapat mengakses layanan transportasi secara gratis di Jakarta mulai 1 Januari 2027. - Foto: Akurat.co

AKURAT.CO Pemberian Kartu Layanan Gratis (KLG) transportasi bagi pencari kerja berpotensi meningkatkan penggunaan angkutan massal di Jakarta.

Selain membantu warga yang belum memiliki penghasilan, kebijakan ini dapat membiasakan calon tenaga kerja menggunakan transportasi publik untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Pengamat transportasi, Djoko Setijowarno, menilai subsidi transportasi akan lebih efektif apabila didukung layanan angkutan umum yang menjangkau kawasan perumahan dan permukiman.

"Cakupan layanan yang memadai menjadi faktor penting, agar masyarakat dapat mengandalkan transportasi publik untuk memenuhi kebutuhan mobilitas," katanya, saat dihubungi wartawan, Minggu (25/10/2026).

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana memberikan KLG mulai 1 Januari 2027.

Baca Juga: Cegah Penyalahgunaan, Kartu Gratis Transportasi Pencari Kerja Jakarta Harus Punya Batas Waktu

Melalui kartu tersebut, pencari kerja dapat mengakses layanan transportasi publik, termasuk Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta.

Djoko memandang bahwa kemudahan akses dapat mengurangi keraguan pencari kerja untuk mengikuti proses rekrutmen di berbagai lokasi.

"Kebijakan ini berpeluang memperluas basis pengguna transportasi umum karena calon pekerja terbiasa menggunakan angkutan massal sejak memasuki dunia kerja," ujarnya.

Pemberian akses gratis atau tarif murah bagi pencari kerja sebagai salah satu pilihan kebijakan yang dapat diterapkan pemerintah daerah.

Namun, manfaat tersebut perlu ditopang tata kelola penerima yang konsisten, agar subsidi tepat sasaran.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.