Akurat Logo

Pemprov Jabar Hadirkan Hunian Layak bagi Masyarakat Ciamis Melalui Program Poe Ibu

Saeful Anwar | 15 Oktober 2026, 23:25 WIB
Pemprov Jabar Hadirkan Hunian Layak bagi Masyarakat Ciamis Melalui Program Poe Ibu
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, dalam kegiatan Abdi Nagri Ngaprak Lembur #2 di Desa Kaso, Tambaksari, Kabupaten Ciamis. - Foto: Humas Pemprov Jabar

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus memperkuat komitmen untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, melalui berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga.

Salah satunya diwujudkan melalui Program Poe Ibu, sebuah gerakan rereongan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jabar yang mendorong tumbuhnya kepedulian, kebersamaan, dan semangat gotong royong dalam membantu masyarakat.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Abdi Nagri Ngaprak Lembur #2 yang dilaksanakan di Desa Kaso, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis, dengan fokus pada perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu).

Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu warga memperoleh hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengatakan, melalui kegiatan ini, sebanyak 39 rumah menjadi sasaran penanganan, yang terdiri atas 30 rumah milik masyarakat miskin atau kurang mampu dan 9 rumah terdampak bencana pergeseran tanah.

Baca Juga: Mobile Batching Plant, Solusi Pemprov Jabar untuk Pembangunan Jalan Desa di Wilayah Terpencil

Program ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendukung pemulihan kondisi hunian warga yang terdampak bencana.

Sebagai bagian dari pelaksanaan program, renovasi satu rumah milik Bapak Teddy telah dilaksanakan. Selanjutnya, renovasi tahap pertama direncanakan menyasar 11 rumah yang membutuhkan perbaikan, dengan dukungan kolaboratif dari berbagai pihak.

Dari 11 rumah pada tahap pertama, sebanyak tiga rumah akan ditangani oleh Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Barat, sedangkan delapan rumah lainnya didukung oleh perangkat daerah di lingkungan Pemprov Jabar.

Dua rumah akan dibangun secara mandiri oleh Badan Pendapatan Daerah dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, masing-masing satu rumah. Sementara itu, enam rumah lainnya akan ditangani melalui kolaborasi sejumlah perangkat daerah.

Dalam pelaksanaannya, pendanaan renovasi Rutilahu tahap pertama bersumber dari gerakan rereongan ASN Pemprov Jabar melalui Program Poe Ibu.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
W
Editor
Wahyu SK