Pemprov Jabar Raih Predikat Terbaik I dalam Penghargaan Pembangunan Daerah 2026

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi Jawa Barat meraih predikat Terbaik I dalam Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2026 untuk kategori Pemerintah Provinsi di Tingkat Nasional.
Penghargaan diserahkan secara langsung Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, di Gedung Bappenas, Jakarta, pada Rabu (30/9/2026).
PPD tidak hanya menjadi instrumen penghargaan, tetapi umpan balik bagi kualitas perencanaan dan kinerja pembangunan daerah.
Rachmat mengatakan, PPD 2026 diharapkan dapat mendorong pemerintah daerah untuk menerjemahkan hasil penilaian menjadi perbaikan perencanaan pelaksanaan pembangunan yang selaras dengan prioritas nasional di daerah.
Penghargaan ini juga diharapkan dapat meningkatkan inovasi guna mencapai sasaran pembangunan daerah.
Baca Juga: Pariwisata Jabar Menggeliat, Wisatawan Nusantara Mencapai 149 Juta Perjalanan
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, usai menerima penghargaan, mengatakan bahwa keterbatasan (anggaran) jangan menjadi halangan untuk melaksanakan pelayanan publik bagi rakyat.
"Karena wilayah dengan keterbatasannya akan memicu inovasi. Untuk apa? Inovasi untuk memberikan pelayanan publik memenuhi kebutuhan dasar masyarakat," ujarnya.
Pemprov Jabar terus berupaya untuk memperbaiki pendidikannya dengan menambah jumlah sekolah, ruang kelas baru dan jumlah guru.
Di sisi pelayanan infrastruktur, pemerintah memastikan jalan bagus, lebar, panjang memiliki PJU yang terang dan terdapat CCTV yang terhubung.
"Pada layanan kesejahteraan publik, sanitasi dan perumahan masyarakat harus baik. Dari anggaran (perbaikan rutilahu) Rp17,5 juta naik menjadi Rp40 juta karena saya ingin meningkatkan derajat orang," jelas Dedi Mulyadi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 4Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 5Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 6Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 7Prediksi Spanyol vs Kroasia di UEFA Nations League: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 8Kalender Jawa 29 September 2026: Selasa Wage Cocok untuk Apa? Ini Watak dan Neptunya
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah






