Akurat Logo

Pariwisata Jabar Menggeliat, Wisatawan Nusantara Mencapai 149 Juta Perjalanan

Ayu Rachmaningtyas | 2 Oktober 2026, 02:00 WIB
Pariwisata Jabar Menggeliat, Wisatawan Nusantara Mencapai 149 Juta Perjalanan
Pergerakan wisatawan Nusantara di Jawa Barat mencapai 149,69 juta perjalanan pada periode Januari-Agustus 2026. - Foto: Kompas.com/Dendi Ramdhani

AKURAT.CO Sektor pariwisata Jawa Barat menunjukkan gairah yang kuat hingga Agustus 2026.

Kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) via Bandara Kertajati mencapai 308 kunjungan pada Agustus 2026, melonjak 32,76 persen dibanding bulan sebelumnya (m-to-m).

Kepala BPS Jawa Barat, Margaretha Ari Anggorowati, mengatakan, warga Singapura mendominasi kunjungan wisatawan mancanegara yang datang ke Jawa Barat melalui Bandara Kertajati.

Presentase jumlah warga Singapura berwisata ke Jawa Barat melalui Bandara Kertajati mencapai 58,77 persen.

Keberadaan Kereta Cepat WHOOSH turut menjadi magnet baru bagi wisman. Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, tercatat sebanyak 127.885 kunjungan WNA masuk ke Jawa Barat menggunakan WHOOSH melalui Stasiun Tegalluar, Padalarang, dan Karawang, di mana Stasiun Tegalluar mendominasi 87,85 persen kedatangan.

Baca Juga: Jabar Jadi Percontohan Program Pengurangan Sampah Pangan

Adapun pada Agustus 2026, sebanyak 22.189 kunjungan WNA masuk ke Jawa Barat melalui WHOOSH. Jumlah tersebut naik 23,65 persen secara year on year.

Sementara itu, pergerakan wisatawan Nusantara (wisnus) di Jawa Barat secara kumulatif (Januari-Agustus 2026) telah mencapai 149,69 juta perjalanan, naik 5,78 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

"Jumlah perjalanan wisnus periode Januari sampai Agustus 2026 merupakan yang tertinggi dibandingkan periode yang sama sejak 2021," kata Margaretha, dalam rilis resmi statistik, Kamis (1/10/2026).

Wilayah Bodebek dan Bandung Raya menjadi destinasi terfavorit dengan menguasai 52,41 persen dari total tujuan kunjungan wisnus.

Untuk Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang pada Agustus 2026 berada di level 47,99 persen. Secara year on year, tingkat penghunian kamar pada Agustus 2026 naik 5,86 poin.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.