Menko PMK Dorong Pengembangan Industri Olahraga Menjadi Lokomotif Pertumbuhan Inklusif dan Berkelanjutan

AKURAT.CO Pengembangan industri olahraga nasional, khususnya di Kawasan Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, harus mampu menjadi lokomotif yang menarik gerbong kesejahteraan masyarakat secara inklusif dan berkelanjutan.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menyoroti bahwa ajang balap kelas dunia seperti MotoGP sejatinya hanyalah pintu masuk. Tujuan utamanya adalah menciptakan manfaat yang luas bagi seluruh masyarakat secara riil.
"Manfaat tersebut mencakup penguatan kesehatan publik, pembangunan karakter bangsa melalui nilai sportivitas dan persatuan, pencetakan talenta SDM unggul, hingga terbukanya peluang kerja melalui ekonomi yang tumbuh inklusif dan berkelanjutan," katanya dalam Peluncuran Buku Dampak MotoGP Mandalika dan Desain Besar Pengembangan Industri Olahraga di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Rabu (30/9/2026).
Dalam menyeimbangkan pencapaian global dan pemerataan ekonomi tersebut, Pratikno mengibaratkan desain besar yang disusun oleh Kementerian PPN/Bappenas layaknya rel yang akan memastikan laju pertumbuhan tetap berada pada jalur yang tepat.
"Perlu ada ekosistem yang memadai yang membuat prestasi global menjadi lokomotif, tetapi rakyat Indonesia harus menjadi gerbong yang ikut tertarik. Jangan sampai lokomotif itu jalan sendirian," ujar Pratikno.
Baca Juga: Kemenko PMK Terus Gaungkan Gerak Bersama Ciptakan Ruang Aman Anak
Secara khusus, berkaca pada Kawasan Mandalika, pihaknya menjadikan prinsip growth (pertumbuhan), inclusive (inklusif), dan sustainable (berkelanjutan) sebagai kompas utama, agar kemajuan dapat dirasakan bersama.
Dari sisi inklusivitas, warga lokal didorong untuk berperan aktif dan manfaat pembangunan wajib dirasakan nyata oleh masyarakat. Masyarakat dipastikan harus dapat menikmati hasil ekonomi sekaligus fasilitas publik di kawasan tersebut.
Selain pemerataan manfaat ekonomi, pembangunan ekosistem bertaraf internasional ini juga wajib mengedepankan aspek keberlanjutan agar alam tetap terjaga dan masa depan masyarakat aman.
Pratikno menegaskan bahwa Kemenko PMK mendorong agar Mandalika dipertahankan sebagai kawasan hijau, sekaligus berfungsi optimal sebagai ketahanan air.
"Mandalika kita upayakan bersama agar jangan hanya dinikmati oleh sedikit orang, tetapi dinikmati oleh semua orang. Masyarakat sekitar harus menikmati hiruk pikuk globally competitive ini," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 5Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 6Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 9Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah
- 10Harmonisasi Pendidikan dan Industri, Cara Cermat TBIG Merawat Jaringan Telekomunikasi dan Asa Anak Bangsa







