Tolak Provokasi KNPB, Masyarakat Papua Butuh Situasi yang Aman dan Kondusif

AKURAT.CO Tokoh masyarakat adat Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, Karmin Yikwa, mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi berbagai ajakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan keharmonisan sosial.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul penilaian bahwa aktivitas Komite Nasional Papua Barat (KNPB) kerap menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Karmin menegaskan bahwa masyarakat adat Papua memiliki kepentingan yang sama untuk menjaga keamanan dan kedamaian di lingkungan masing-masing.
Menurutnya, situasi yang kondusif menjadi salah satu prasyarat penting. Agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan baik, serta mendukung keberlanjutan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan.
"Aspirasi yang dibawa KNPB tidak mencerminkan keinginan seluruh masyarakat adat Papua, khususnya di wilayah Tolikara. Masyarakat adat lebih menginginkan situasi yang aman dan kondusif, agar roda pembangunan dapat berjalan tanpa gangguan," jelas Karmin, melalui keterangannya, Selasa (22/9/2026).
Baca Juga: Menteri HAM Buka Suara soal Konflik Papua, Ada Pesan Tegas untuk TPN-OPM
Ia mengatakan, munculnya provokasi dan ketegangan di tengah masyarakat justru dapat memberikan dampak negatif terhadap kehidupan sosial.
Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah menerima informasi maupun ajakan yang dapat memperbesar perbedaan dan memicu konflik horizontal.
Karmin juga mengingatkan pentingnya mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal, persaudaraan, serta sikap saling menghormati yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Papua.
Menurutnya, kedamaian merupakan modal sosial yang harus dijaga bersama agar berbagai program pembangunan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Stabilitas keamanan merupakan aset paling berharga untuk menjamin kesejahteraan masa depan anak cucu di Tolikara," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4Soal Dualitas Alumni Universitas Trisakti, Menteri Maman: Hanya Ada Satu Ikatan yakni IKA Trisakti
- 5Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 6Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 7Cuaca Hari Ini 19 September 2026: BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah
- 8Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 9Prabowo Perkuat Industri Tekstil, Lindungi Jutaan Pekerja dan Produk Nasional
- 10Utang BLBI Warisan 98 Lunas, Menkeu: Presiden Prabowo Sambut Baik Penyelesaian Ini






