Akurat Logo

Tolak Provokasi KNPB, Masyarakat Papua Butuh Situasi yang Aman dan Kondusif

Moehamad Dheny Permana | 22 September 2026, 22:12 WIB
Tolak Provokasi KNPB, Masyarakat Papua Butuh Situasi yang Aman dan Kondusif
Masyarakat adat Papua memiliki kepentingan untuk menjaga keamanan dan kedamaian. - Foto: Dok. Karmin Yikwa

AKURAT.CO Tokoh masyarakat adat Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, Karmin Yikwa, mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi berbagai ajakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan keharmonisan sosial.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul penilaian bahwa aktivitas Komite Nasional Papua Barat (KNPB) kerap menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Karmin menegaskan bahwa masyarakat adat Papua memiliki kepentingan yang sama untuk menjaga keamanan dan kedamaian di lingkungan masing-masing.

Menurutnya, situasi yang kondusif menjadi salah satu prasyarat penting. Agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan baik, serta mendukung keberlanjutan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan.

"Aspirasi yang dibawa KNPB tidak mencerminkan keinginan seluruh masyarakat adat Papua, khususnya di wilayah Tolikara. Masyarakat adat lebih menginginkan situasi yang aman dan kondusif, agar roda pembangunan dapat berjalan tanpa gangguan," jelas Karmin, melalui keterangannya, Selasa (22/9/2026).

Baca Juga: Menteri HAM Buka Suara soal Konflik Papua, Ada Pesan Tegas untuk TPN-OPM

Ia mengatakan, munculnya provokasi dan ketegangan di tengah masyarakat justru dapat memberikan dampak negatif terhadap kehidupan sosial.

Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah menerima informasi maupun ajakan yang dapat memperbesar perbedaan dan memicu konflik horizontal.

Karmin juga mengingatkan pentingnya mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal, persaudaraan, serta sikap saling menghormati yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Papua.

Menurutnya, kedamaian merupakan modal sosial yang harus dijaga bersama agar berbagai program pembangunan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Stabilitas keamanan merupakan aset paling berharga untuk menjamin kesejahteraan masa depan anak cucu di Tolikara," ujarnya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.