Akurat Logo

MTQ XXXIV Kalbar Ditutup, Kayong Utara Sukses Jadi Tuan Rumah dan Tembus 5 Besar

Moehamad Dheny Permana | 9 Agustus 2026, 21:40 WIB
MTQ XXXIV Kalbar Ditutup, Kayong Utara Sukses Jadi Tuan Rumah dan Tembus 5 Besar
Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) resmi ditutup di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara.

AKURAT.CO Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) resmi ditutup di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara.

Tuan rumah Kayong Utara tak hanya dinilai sukses menyelenggarakan perhelatan tersebut, tetapi juga mencatat prestasi dengan menembus lima besar klasemen akhir.

Pemerintah Provinsi Kalbar mengapresiasi penyelenggaraan MTQ yang berlangsung sejak 2 Agustus 2026 tersebut.

Staf Ahli Gubernur Kalbar Bidang Sumber Daya Manusia, Sefri Kurniadi, mengatakan pelaksanaan MTQ mendapat apresiasi dari masyarakat, tamu undangan hingga warganet.

"Banyak sekali tamu undangan dan warganet yang menyampaikan apresiasi penyelenggaraan MTQ tahun ini. Ini menjadi salah satu penyelenggaraan yang paling meriah dan paling tertata dalam beberapa tahun terakhir. Ini kebanggaan kita bersama, khususnya masyarakat Kayong Utara, sebagai tuan rumah MTQ ke-34," ujar Sefri, Minggu (9/8/2026).

Menurut Sefri, antusiasme masyarakat sudah terlihat sejak pembukaan MTQ.

Lebih dari 2.500 orang menghadiri pembukaan, sementara rangkaian kegiatan juga disiarkan melalui media massa dan media sosial.

Sejumlah tokoh nasional serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) provinsi dan kabupaten/kota turut memberikan apresiasi.

Bahkan, penyelenggaraan MTQ tingkat provinsi tersebut dinilai memiliki kemeriahan yang setara dengan kegiatan tingkat nasional.

Bupati Kayong Utara Romi Wijaya mengatakan keberhasilan MTQ tidak semata-mata diukur dari jumlah gelar juara yang diraih peserta.

Menurutnya, MTQ memiliki makna lebih luas sebagai sarana syiar Islam, pembinaan umat, sekaligus momentum meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an.

"Lebih dari itu, MTQ merupakan wahana syiar Islam, media pembinaan umat, sekaligus sarana untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur'an," kata Romi.

Romi mengajak masyarakat mempertahankan semangat MTQ setelah seluruh rangkaian perlombaan berakhir.

Ia berharap nilai-nilai Al-Qur'an dapat diterapkan dalam kehidupan keluarga dan lingkungan sosial untuk membentuk generasi yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada tokoh nasional asal Kalbar, Oesman Sapta Odang (OSO), yang memberikan apresiasi berupa bonus uang tunai kepada qari, qariah, hafiz, dan hafizah yang berprestasi dalam MTQ XXXIV.

Baca Juga: Nonton Konser di JIS Kini Lebih Mudah, Bisa Naik KRL Atau Parkir di Ancol

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.