Perencanaan Pemerintah dan Aspirasi Masyarakat Harus Sinkron demi Program Tepat Sasaran

AKURAT.CO Ketua DPRD Jakarta, Suhud Alynudin, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta memastikan arah pembangunan kota selaras dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat.
Menurut dia, masih terdapat sejumlah usulan warga yang disampaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang belum terakomodasi dalam desain pembangunan daerah.
Pembangunan Jakarta tidak hanya berorientasi pada perencanaan pemerintah, tetapi juga harus memperhatikan aspirasi yang disampaikan masyarakat dari tingkat bawah. Sebab, usulan yang muncul melalui Musrenbang merupakan cerminan kebutuhan riil warga di berbagai wilayah Jakarta.
Baca Juga: Pramono Bongkar Jurus Jakarta Maju: Pembangunan Infrastruktur Harus Dengar Aspirasi Warga
"Banyak aspirasi warga yang menginginkan pembangunan sesuai kebutuhan mereka. Namun, masih ada usulan-usulan hasil Musrenbang yang belum terakomodir dalam desain pembangunan Jakarta," ujar Suhud kepada wartawan di Gedung DPRD Jakarta, Rabu (24/6/2026).
Menurut dia, sinkronisasi antara perencanaan pemerintah dan aspirasi masyarakat menjadi kunci agar program pembangunan dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh warga.
Keselarasan tersebut juga dinilai penting untuk meningkatkan efektivitas kebijakan dan memastikan anggaran daerah digunakan pada program yang tepat sasaran.
"Harapannya ada keselarasan antara aspirasi warga dengan desain pembangunan Jakarta, sehingga program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat," katanya.
Selain menyoroti aspek perencanaan pembangunan, dia juga mengingatkan pentingnya peningkatan kinerja pelaksanaan program agar anggaran yang telah dialokasikan dapat terserap secara maksimal.
Baca Juga: Pramono Siapkan Beasiswa Lewat LPDP Khusus Jakarta di 2027, Kuota Capai 75 Penerima
Sebab, masih terdapat sejumlah program yang realisasi anggarannya belum optimal, sehingga berpotensi menghambat pencapaian target pembangunan.
Menurutnya, rendahnya penyerapan anggaran perlu menjadi perhatian serius bagi Pemprov Jakarta karena berpengaruh terhadap percepatan pelaksanaan program dan pelayanan kepada masyarakat.
"Memang ada beberapa program yang tidak optimal penyerapannya. Artinya, kinerja Pemprov perlu terus ditingkatkan agar anggaran dapat terserap secara optimal dan program-program yang telah direncanakan bisa berjalan sesuai target," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang







