Hadapi Geopolitik Global dan El Nino, Pramono Siapkan Relaksasi Pajak hingga Pengembangan EBT

AKURAT.CO Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengatakan pihaknya tengah menyiapkan program relaksasi pajak untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di tengah ketidakpastian geopolitik global.
"Di tengah dinamika yang tidak gampang ada dua yang di hadapan kita. Pertama adalah geopolitik perang di Middle East. Yang kedua sebentar lagi kita akan memasuki El Nino," ujar Pramono, dalam konferensi pers realisasi APBD Triwulan I Tahun 2026 di Balai Kota Jakarta, Jumat (17/4/2026).
Dalam menghadapi dua dinamika itu, Pemprov Jakarta berkomitmen memperkuat kebijakan fiskal melalui pengurangan pajak daerah. Saat ini, pihaknya sedang melakukan kajian terhadap hal tersebut dalam upaya menjaga pertumbuhan ekonomi tetap baik.
Baca Juga: Industri Plastik Terancam Gulung Tikar Akibat Gejolak Global, Puan Dorong Optimalisasi Potensi Lokal
"Jakarta akan mengeluarkan instrumen hal yang berkaitan dengan perpajakan yang lebih kompetitif, lebih menarik, kita memberikan relaksasi," katanya.
Dia berjanji akan menghadirkan paket kebijakan terkait pajak untuk mengurangi beban para pelaku usaha dan juga masyarakat. Selain itu, politikus PDI Perjuangan itu juga menyoroti ketersedian Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG 3 kilogram di Jakarta.
Pemprov Jakarta akan berusaha memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, di tengah ketidakpastian geopolitik global yang masih terus berlanjut. Salah satu cara yang tengah ditempuh, yakni mulai mengembangkan penggunaan energi terbarukan di Jakarta.
"Pemerintah Jakarta secara khusus kami juga memantau yang berkaitan dengan BBM dan juga LPG 3 kilogram karena ini adalah kebutuhan yang sangat dasar," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 3KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 6Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 7Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 8Link Download Kalender 2027 PDF Lengkap dengan Tanggal Merah, Libur Nasional, dan Cuti Bersama
- 9Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Pungli Dokumen Imigrasi
- 10KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah







