Pramono Anung Evaluasi Kinerja dan Perbaikan Sistem PPSU

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi Jakarta menggelar town hall meeting bersama PPSU dan jajaran pemerintah daerah di Teater Besar Taman Ismail Marzuki, Rabu (15/4/2026).
Kegiatan ini dilakukan untuk mengevaluasi dan memperbaiki kinerja terhadap layanan publik di Jakarta.
Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengatakan, forum ini dihadiri PPSU, lurah, camat, wali kota hingga bupati, sebagai langkah konkret pembenahan tata kelola.
"Acara ini diadakan semata-mata memang untuk memperbaiki kinerja PPSU ( penanganan prasarana dan sarana umum) yang ada di Jakarta," katanya.
Pramono menyoroti sejumlah persoalan di lapangan, termasuk kasus di Kelurahan Kalisari, yang dinilai mencoreng wajah Jakarta.
Baca Juga: Neck Deep Kembali ke Jakarta 2026, Ini Jadwal dan Lokasi Konser
Menurutnya, kejadian serupa tidak boleh terulang.
"Saya sebagai gubernur tidak mau itu terulang kembali. Sehingga tidak ada ruang untuk itu bisa diulang kembali," ujarnya.
Pramono menekankan perbaikan sistem yang lebih transparan dan terbuka dengan mengakomodasi masukan warga sebagai dasar evaluasi. Ia juga meminta seluruh jajaran fokus pada kerja nyata, bukan sekadar menyenangkan pimpinan.
"Saya minta tidak boleh lagi hanya sekadar memberikan atau menyenangkan pimpinan, tetapi kerja riil di lapangan," katanya.
Di sisi lain, Pramono mengapresiasi capaian kinerja Pemprov Jakarta dalam setahun terakhir yang dinilai menunjukkan tren positif. Termasuk pada indeks kota global, keamanan, dan infrastruktur transportasi.
Baca Juga: Trem Kota Tua Belum Prioritas, Pemprov Jakarta Fokus Rampungkan MRT hingga 2029
Ia berharap forum ini menjadi pemicu semangat bagi PPSU dan seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
"Mudah-mudahan ini menjadi pemicu untuk memperbaiki diri," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







