Pramono Bidik Kota Tua hingga Kepulauan Seribu Jadi Tumpuan Destinasi Wisata di Jakarta

AKURAT.CO Jakarta terus mempercantik diri menuju usia satu abad, dengan menjadikan kawasan bersejarah sebagai andalan baru pariwisata. Gubernur Jakarta, Pramono Anung mengatakan, revitalisasi kawasan Kota Tua Jakarta hingga Glodok menjadi fokus utama.
Salah satu proyek yang disiapkan adalah pembangunan museum peranakan Tionghoa di kawasan Pecinan Glodok. Proyek ini diharapkan memperkuat identitas sejarah sekaligus menarik wisatawan.
"Pasar Baru, Glodok, Pecinan termasuk yang saya sampaikan ketika Cap Go Meh akan segera dibangun museum peranakan Tionghoa," kata Pramono, di Balai Kota Jakarta, Kamis (9/4/2026).
Baca Juga: Pramono: MRT Jadi Kunci Perubahan Wajah Kota Tua Jakarta di 2029
Tak hanya kawasan Pecinan, Pemprov Jakarta juga memastikan berbagai bangunan peninggalan era kolonial di Kota Tua Jakarta tetap terawat sebagai cagar budaya. Kawasan ini diproyeksikan menjadi landmark utama Jakarta di masa depan.
Dia menegaskan arah pembangunan Jakarta ke depan akan bertumpu pada sektor pariwisata, khususnya di Kota Tua Jakarta dan Kepulauan Seribu. "Karena di sanalah yang akan menjadi daya tarik," jelasnya.
Baca Juga: Hadirkan Clash of Legends 2026, Hardiyanto Kenneth: Bukti Jakarta Sebagai Kota Global
Selain itu, tren kunjungan wisatawan asing ke Jakarta mulai meningkat. Jika sebelumnya rata-rata lama tinggal hanya 1,5 hari, kini hampir mencapai 2,8 hari. "Orang mulai menikmati Jakarta tidak semata-mata bisnis, tetapi untuk wisata," tegasnya.
Dia mencontohkan pola kunjungan wisatawan dari Malaysia dan Singapura yang kini semakin beragam. Selain berwisata di Jakarta, mereka memanfaatkan kereta cepat Whoosh menuju Bandung untuk berbelanja.
"Hari sabtunya di Thamrin City, Pacific Palace, Plaza Senayan, PIK 2. Hari minggunya ikut car free day, sore baru pulang ke negara masing-masing," kata Pramono.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







