Pemprov Jakarta Siapkan Skema WFH Hemat BBM, Pramono Anung: Bukan Hari Rabu

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi Jakarta mulai menyiapkan skema work from home (WFH), sebagai langkah efisiensi BBM di tengah dampak konflik di Timur Tengah.
Kebijakan WFH ini tentunya mengacu pada arahan resmi pemerintah pusat.
Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengatakan, penerapan WFH masih menunggu keputusan pemerintah pusat. Ia memastikan pelaksanaannya tidak akan dilakukan pada hari Rabu.
"Secara prinsip Pemerintah Jakarta akan mengikuti arahan dan peraturan resmi dari pemerintah pusat. Mengenai hari, tentunya bukan hari Rabu," jelasnya, usai menghadiri halalbihalal bersama anggota DPRD Jakarta, Senin (30/3/2026).
Menurut Pramono, Rabu merupakan hari transportasi umum di Jakarta. Karena itu, aktivitas perkantoran tetap didorong berjalan normal untuk mendukung penggunaan angkutan publik.
Baca Juga: Daftar Tanggal Merah April 2026, Ada Long Weekend dan Wacana WFH
"Kalau nanti sudah diputuskan oleh pemerintah pusat, kemungkinan akan di luar hari Rabu, karena Rabu tetap untuk transportasi umum," ujarnya.
Senada, Ketua DPRD Jakarta, Khoirudin, juga menyarankan agar kebijakan WFH tidak diterapkan pada hari Rabu. Menurutnya, pemilihan hari perlu mempertimbangkan kebijakan penggunaan transportasi umum yang sudah berjalan.
"Saya menyarankan tidak hari Rabu karena itu hari transportasi umum. Mungkin bisa hari Selasa atau Kamis, sebelum atau sesudah Rabu," katanya.
Rencana penerapan WFH ini menjadi bagian dari upaya efisiensi energi di tengah ketidakpastian global akibat konflik geopolitik.
Pemprov dan DPRD Jakarta menilai kebijakan ini perlu dirancang cermat agar tetap menjaga produktivitas sekaligus menekan konsumsi BBM di tengah dampak konflik di timur tengah.
Baca Juga: Wacana WFH untuk Tekan Konsumsi BBM Harus Dikaji Ulang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah








