Bagian dari 218 Jembatan Nasional, TNI AD Bangun 35 Jembatan Bailey di Aceh

AKURAT.CO TNI Angkatan Darat membangun 35 unit jembatan Bailey di sejumlah kabupaten di Aceh guna mempercepat pemulihan infrastruktur sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah yang sempat terganggu akibat bencana hidrometeorologi.
Pembangunan tersebut merupakan bagian dari program pembangunan jembatan yang dilaksanakan TNI di berbagai wilayah Indonesia.
Hingga saat ini, tercatat sebanyak 218 jembatan telah berhasil dibangun dalam kurun waktu sekitar 2,5 bulan.
Pembangunan jembatan Bailey dilakukan sebagai respons cepat terhadap kerusakan infrastruktur akibat banjir dan tanah longsor yang sempat menghambat mobilitas masyarakat serta distribusi logistik di sejumlah daerah.
Kepala Staf Angkatan Darat Maruli Simanjuntak menegaskan percepatan pembangunan jembatan merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam membantu masyarakat terdampak bencana.
“Pembangunan jembatan ini merupakan komitmen TNI AD untuk membantu masyarakat agar akses transportasi kembali normal dan aktivitas ekonomi dapat pulih dengan cepat,” ujar Maruli.
Sebanyak 35 jembatan Bailey tersebut dibangun di berbagai wilayah di Aceh, antara lain di Kabupaten Bireuen yang meliputi Teupin Mane, Teupin Redeup, Cot Jeumpa, Matang Bangka, Kuta Blang, dan Laut Jangka.
TNI Angkatan Darat membangun 35 unit jembatan Bailey di sejumlah kabupaten di Aceh.
Baca Juga: Kasad Luncurkan 11 Jembatan Gantung di Aceh, Bagian dari 218 Jembatan yang Dibangun TNI
Selanjutnya, di Kabupaten Aceh Utara pembangunan dilakukan di Panton Nisam, Buket Dara, Matang Serdang, Alue Leuhop, Teupin Reseup, Bluka Teubai, Kubu, dan Brigif.
Di Kabupaten Aceh Timur jembatan dibangun di Baroh Bogeng dan Seunebok. Kemudian di Kabupaten Nagan Raya berada di kawasan Beutong Ateuh.
Sementara itu, di Kabupaten Bener Meriah pembangunan meliputi wilayah Timang Gajah, Jamur Ujung, Wehni Rongka, Bener Kelipah, Uning Baro, Bener Pepanyi, Rembele, serta Jalur Pacuan Kuda.
Selain itu, pembangunan juga dilakukan di Kabupaten Aceh Tengah tepatnya di Krueng Pelang dan PLTA Angkup, di Kabupaten Aceh Singkil di Telaga Barat dan Lae Sipola, serta di Kabupaten Aceh Tamiang di Bandar Baru.
Selain pembangunan jembatan, TNI AD juga mengerahkan satuan Zeni untuk membantu membuka akses jalan yang tertutup longsor, melakukan normalisasi sungai, serta mendukung pemulihan berbagai fasilitas umum di wilayah terdampak bencana.
Kasad menegaskan TNI AD akan terus hadir bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana sekaligus memastikan konektivitas antarwilayah dapat kembali berjalan dengan baik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 6Asuransi Astra Serahkan Toyota Veloz Hybrid kepada Dommy Eriko, Pemenang Undian GASPOL 2026
- 7Korlantas Polri Jemput Bola Pelayanan Pengurusan SIM hingga Desa, Sekolah, Kampus, dan Pesantren
- 8Inggris, Jerman, dan Swedia Peringatkan Warga Bersiap Hadapi Perang, Ada Apa?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







