Akurat Logo

Presiden Tegaskan Percepatan Penanganan Bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat Jadi Prioritas Nasional

Ahada Ramadhana | 18 Desember 2025, 22:44 WIB
Presiden Tegaskan Percepatan Penanganan Bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat Jadi Prioritas Nasional

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya percepatan penanganan bencana di tiga provinsi terdampak, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Percepatan tanggap darurat, rehabilitasi, serta rekonstruksi pascabencana menjadi prioritas nasional yang dikerjakan secara terpadu lintas kementerian dan lembaga.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menyampaikan, pemerintah terus melakukan pembaruan progres penanganan di lapangan sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang perlu segera diselesaikan melalui koordinasi lintas sektor.

“Pemerintah bekerja keras dengan mengerahkan seluruh sumber daya nasional. Ini merupakan prioritas nasional sebagaimana arahan Bapak Presiden. Seluruh kementerian dan lembaga menempatkan pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat sebagai prioritas, serta Presiden memastikan dukungan anggaran yang memadai agar penanganan dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya,” ujar Pratikno, dikutip Kamis (18/12/2025).

Ia menjelaskan, luasnya wilayah terdampak serta tingkat kerusakan yang bervariasi menyebabkan capaian penanganan di lapangan juga berbeda-beda.

Meski demikian, progres menunjukkan perkembangan signifikan, termasuk terbukanya sejumlah wilayah yang sebelumnya terisolasi serta terpenuhinya kebutuhan logistik dan akses layanan dasar bagi masyarakat.

Beberapa daerah yang semula terisolasi kini telah berhasil dibuka. Pemulihan akses jalan, distribusi logistik, pasokan listrik, BBM, gas LPG, hingga layanan dasar masyarakat terus dilakukan secara bertahap.

Pratikno menuturkan, masing-masing kementerian dan lembaga telah memaparkan perkembangan penanganan sesuai tugas dan kewenangannya.

Ketersediaan logistik secara nasional dipastikan aman sebagaimana disampaikan Bulog, dengan distribusi yang terus diupayakan menjangkau seluruh wilayah terdampak.

Baca Juga: Kemenkeu Lapor: Cukai Tetap Tumbuh Meski Produksi Rokok Turun

Selain penyaluran bantuan, pemerintah juga mendorong penyerapan hasil pertanian masyarakat lokal sebagai bagian dari upaya pemulihan ekonomi.

Penanganan pengungsi terus berjalan dengan dukungan BNPB, Kementerian Sosial, pemerintah daerah, serta relawan.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan melaporkan bahwa seluruh rumah sakit di wilayah terdampak telah kembali beroperasi, meski sebagian belum berfungsi secara optimal.

Terkait hunian, pembangunan hunian sementara (huntara) telah berjalan dan kini mulai memasuki tahap persiapan hunian tetap (huntap).

Di sektor infrastruktur, meskipun sebagian besar jalur darat telah kembali terkoneksi, pemulihan belum sepenuhnya tuntas.

“Pengerahan personel TNI-Polri, Kementerian Pekerjaan Umum, serta alat berat masih terus dilakukan, termasuk penyediaan jembatan Bailey. Untuk wilayah yang belum teraliri listrik secara optimal, pemerintah juga menyiapkan dukungan genset dan fasilitas pendukung lainnya,” jelasnya.

Kementerian Sosial turut melaporkan berbagai intervensi pascabencana, seperti santunan bagi ahli waris korban meninggal dunia, bantuan jaminan hidup, serta dukungan hunian sementara bagi warga terdampak.

Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Digital melakukan pemulihan konektivitas komunikasi, termasuk pengaktifan kembali layanan Satelit Satria yang dikombinasikan dengan dukungan Starlink guna membantu komunikasi warga dan petugas di lapangan.

Menko PMK menegaskan bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya bertujuan mengembalikan kondisi seperti semula, tetapi membangun wilayah terdampak menjadi lebih baik, lebih kuat, lebih aman, dan berkelanjutan.

“Kami pemerintah, atas arahan Bapak Presiden, bekerja keras sekuat tenaga secara lintas kementerian dan lembaga. Ini adalah prioritas nasional. Target kita bukan hanya pulih, tetapi membangun lebih baik. Pemerintah sepenuhnya bersama masyarakat terdampak,” tegasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.