Mensos Beri Santunan untuk Korban Ponpes Al-Khoziny hingga Rp15 Juta per Orang

AKURAT.CO Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menyerahkan santunan secara simbolis kepada 38 ahli waris korban meninggal akibat rubuhnya Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny Sidoarjo. Masing-masing mendapatkan santunan sebesar Rp15 juta.
Selain itu, Kementerian Sosial juga menyerahkan santunan kepada 35 keluarga korban luka-luka. Di mana, korban luka berat mendapatkan santunan sebesar Rp 5 juta, dan korban luka ringan sebesar Rp 2,5 juta.
"Adapun total korban meninggal akibat runtuhnya bangunan Ponpes Al-Khoziny mencapai 63 jiwa. Sebanyak 22 di antaranya telah menerima santunan," kata Gus Ipul, dikutip Minggu (19/10/2025).
Baca Juga: Ponpes Al-Khoziny Kembali Dibuka, Alumni Siapkan Beasiswa Korban
Keluarga korban meninggal juga mendapatkan bantuan paket sembako senilai Rp14.250.000. Sedangkan untuk keluarga luka-luka juga mendapatkan bantuan nutrisi dan Atensi senilai Rp4.212.684.
"Sisanya nanti akan menyusul (diberikan bantuan). Nanti akan menyusul, yang luka-luka juga, baik yang berat maupun yang ringan," ujarnya.
Dia menyatakan, kegiatan ini merupakan upaya pemerintah dalam memberikan dukungan bagi para keluarga korban. Terdapat tiga amanat dari Presiden Prabowo kepada Kemensos, yaitu memberikan perlindungan sosial, rehabilitasi medis dan sosial, serta pemberdayaan sosial untuk korban dan ahli waris.
Untuk itu, Kemensos juga memberikan pelatihan, modal usaha serta pendampingan sesuai kebutuhan masing-masing keluarga.
"Jadi kami ingin memberikan dukungan secara keseluruhan agar keluarga korban benar-benar bisa kita bantu sesuai dengan kebutuhannya. Kita akan siapkan sesuai arahan presiden seluruh kebutuhan sesuai dengan kebutuhan korban itu. Keluarga korban khususnya," jelasnya.
Pada kesempatan ini, Gus Ipul juga menghadiri tahlilan sekaligus menyerahkan santunan untuk para santri korban rubuhnya Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny Sidoarjo. Acara digelar di Pendopo Agung Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, kemarin.
Baca Juga: Imbas Tragedi Al Khoziny, Komisi VIII DPR Dukung Ada Ditjen Khusus Ponpes di Kemenag
"Kita duduk bersama di Pendopo Kabupaten Bangkalan untuk berkirim doa secara bersama-sama kepada para syuhada, para santri yang telah mendahului kita dalam musibah beberapa minggu yang lalu," tegasnya.
Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial dan Non Alam Kemensos, Adrianus Alla, menyampaikan pihaknya sudah mengasesmen sebanyak 22 keluarga korban untuk mendapatkan bantuan pemberdayaan sosial. Total nilai bantuannya sebesar Rp 175.083.000.
"Khusus untuk pada malam hari ini akan diberikan secara simbolis bantuan pemberdayaan kepada satu orang keluarga korban meninggal dunia asal Surabaya berupa usaha jualan soto senilai Rp10.075.000. Dan keluarga satu orang luka berat asal Sidoarjo berupa pengembangan usaha jualan kelapa dengan nilai Rp 10 juta," jelas Adrianus.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 3Soal Dualitas Alumni Universitas Trisakti, Menteri Maman: Hanya Ada Satu Ikatan yakni IKA Trisakti
- 4Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 5Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 6Cuaca Hari Ini 19 September 2026: BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah
- 7Jose Mourinho Tunjukkan Gambar Pelanggaran, Babak Baru Perang Real Madrid dan Wasit?
- 8Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 9OTT Lagi, KPK Amankan Bupati Bolaang Mongondow Utara Bersama 13 Orang Lainnya
- 10Sidang Sudewo Ricuh, KPK Tegaskan Tuntutan Disusun Berdasarkan Fakta


