Akurat

Terkuak! PLN Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik Berhari-hari di Sejumlah Wilayah Sumatera

Shalli Syartiqa | 6 Juni 2024, 11:40 WIB
Terkuak! PLN Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik Berhari-hari di Sejumlah Wilayah Sumatera

AKURAT.CO Aliran listrik di wilayah utara, barat, dan selatan Sumatera terputus, menyebabkan pemadaman listrik massal sejak Selasa (4/6/2024) hingga Rabu (5/6/2024).

Sementara itu, di Kota Jambi, listrik baru menyala pukul 14.00 WIB, dan di Kota Bandar Lampung, listrik kembali hidup pukul 16.30 WIB.

Di Kota Palembang, Sumatera Selatan, pemadaman listrik terjadi sejak pukul 11.00 WIB.

Hingga pukul 16.30 WIB, listrik di Palembang dan sekitarnya masih belum menyala.

Sehubungan dengan itu, Manajer Komunikasi dan TJSL PLN UID Lampung, Darma Saputra, mengungkap penyebab pemadaman listrik di beberapa jaringan transmisi di berbagai wilayah di Pulau Sumatera.

Baca Juga: Panggilan KPK Terhadap Hasto Bukan Upaya Penjegalan PDIP

Ia menjelaskan bahwa gangguan terjadi pada transmisi SUTT 275 kV Lubuk Linggau - Lahat di Sumatera Selatan yang kemudian mempengaruhi sistem kelistrikan di wilayah Provinsi Lampung.

Transmisi SUTT 275 kV Linggau-Lahat adalah bagian dari jaringan bleed system yang saling terkoneksi dan meliputi beberapa wilayah di Sumatera.

Sebab itu, ketika ada gangguan dalam sistem transmisi, dampaknya terasa di banyak daerah di Sumatera.

Gangguan listrik terjadi di Sumatera Selatan, Lampung, Kepulauan Bangka Belitung, Jambi, dan Bengkulu.

Baca Juga: Pertama Kali ke Korea Selatan? Ini Deretan Tips yang Wajib Diikuti!

Darma menambahkan bahwa ratusan personel telah dikerahkan untuk memulihkan sistem kelistrikan yang terdampak.

Perusahaan listrik negara tersebut juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas gangguan pemadaman listrik tersebut.

"PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh para pelanggan," ungkap Darma.

Di sisi lain, akibat dari pemadaman listrik massal di Sumatera, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jisman P Hutajulu meminta PLN untuk menangani situasi ini dengan serius.

Kementerian ESDM menganggap bahwa perlu dilakukan audit dan investigasi pada jaringan kelistrikan terkait agar insiden serupa tidak terulang di masa mendatang.

“Saya dapat informasi memang ada gangguan. Tapi, informasi terbaru yang saya dapat hampir semua pulih di atas 85 persen,” pungkas Jisman.

 

 

 

 

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.