Pimpin Apel Gabungan, Pj Gubernur Agus Fatoni Ingatkan Pegawai Pemprov Sumsel Tingkatkan Disiplin dan Inovatif

AKURAT.CO Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan, Agus Fatoni, memimpin langsung Apel Gabungan Pegawai Pemprov Sumsel.
Kegiatan ini berlangsung di Halaman Kantor Gubernur Sumsel, Palembang, Sumatera Selatan, Senin (19/2/2024).
Melalui kesempatan ini, Fatoni mengingatkan peningkatan pegawai khususnya di lingkungan Pemprov Sumsel untuk menjaga kedisiplinan, meningkatkan kinerja, loyalitas dan inovatif.
Dia juga mengajak seluruh pegawai untuk bekerja keras menjalankan tugas sebaik-baiknya dengan maksimal.
"Sekali lagi saya minta laksanakanlah tugas sebaiknya dan kuasai tugas dan fungsi masing-masing. Baca lagi struktur organisasi dan baca lagi konsep dan introspeksi apakah kita sudah lakukan tugas dengan baik," ujarnya.
Fatoni juga meminta kepada para pegawai untuk meningkatkan kapasitas diri masing-masing dan bekerja sebaik mungkin. Menurutnya, dengan hal tersebut akan berdampak positif bagi pegawai itu sendiri.
"Jangan berpikir kalau kita berprestasi yang untung atasan kita. Bukan begitu, kalau kita yang berprestasi justru yang untung kita sendiri bisa mendapat promosi dan lainnya setelah itu baru organsiasi," jelasnya.
Baca Juga: Pj Gubernur Agus Fatoni Lantik 52 Pejabat Fungsional di Lingkungan Pemprov Sumsel
Dalam kesempatan itu, Fatoni berkomitmen akan menegakan prinsip keadilan dengan menerapkan reward dan punishment dalam penilaian pegawai.
"Ini penting agar keadilan bisa ditegakkan. Karena itu pegawai harus disiplin waktu, cara kerja hingga berpakaian perlu ditingkatkan. Untuk pegawai gunakanlah pakaian yang betul dan lengkap karena kita adalah cermin masyarakat di sekeliling kita dan contoh bagi yang lain," ujarnya.
Selain itu, dia juga mengingatkan bahwa saat ini sudah menuju akhir bulan Februari yang berarti akan memasuki triwulan pertama.
Oleh karena itu, dia meminta agar para pegawai meningkatkan kinerja masing-masing guna mengejar target realisasi anggaran triwulan pertama sebesar 20 persen.
Fatoni mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melaksanakan kegiatan secepatnya namun tetap memperhatikan akuntabilitas dan pertanggungjawabam keuangan.
Menurutnya, dalam merealisasikan anggaran tersebut harus betul dijaga hingga ke bawah dan disiapkan sejak awal.
"Administrasinya perlu benar-benar dipersiapkan. Tidak boleh ada yang apatis semua harus tahu administrasi keuangan agar bisa saling jaga. Pelajari juga administrasi persuratan," Fatoni berpesan.
Tak kalah penting, Fatoni juga mengingatkan pentingnya menjaga solidaritas dan kekompakan antar pegawai. Terutama dalam merealisasikan sejumlah program-program prioritas di Provinsi Sumsel, di antaranya penanganan bencana alam, pengendalian inflasi, penanganan kemiskinan ekstrem juga penurunan angka stunting.
"Ini juga membutuhkan energi kita. Maka semua harus dikerahkan ikut termasuk menjaga inflasi. Makanya kita adakan program Gerakan Pengendalian Inflasi Serentak Se-Sumsel (GPISS) serta Gerakan Pangan Murah Serentak Se-Sumsel (GPMSS). Selain itu, kita juga bisa mulai dari diri sendiri dengan tidak boros pangan dan menanam kebutuhan di pekarangan rumah," paparnya.
Terkait penanganan ekstrem saat ini, Pemprov Sumsel tengah mencanangkan program bedah rumah. Saat ini telah terkumpul sebanyak 6.000 rumah yang diharapkan bisa mencapai 10.000 rumah nantinya, kemudian perbaikan sanitasi pada 1.000 rumah.
Selanjutnya, Pemprov Sumsel juga berupaya menciptakan lapangan kerja serta memberikan bansos.
Apel gabungan diikuti seluruh pegawai di lingkungan Pemprov Sumsel, dimulai dengan pembacaan naskah UUD 45.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Sekda Provinsi Sumsel, S.A. Supriono; Asisten I Pemprov Sumsel Bidang Pemerintahan dan Kesra, Edward Chandra; serta seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi







