Singgah di Tanah Karo, Alam Ganjar Dengarkan Aspirasi dari Sejumlah Masyarakat

AKURAT.CO Putra tunggal Ganjar Pranowo dan Siti Atiqoh, Muhammad Zinedine Alam Ganjar tiba di Desa Wisata Dokan, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Kamis (25/1/2024).
Alam datang mengenakan pakaian hitam disambut oleh tarian khas Karo, kemudian dirinya di kalungi kain khas Tana Karo berwarna merah.
Dirinya pun lantas diajak ke salah satu rumah adat bernama 'Rumah Adat Karo Rumah Sendi'. Di sana Alam banyak mendapatkan cerita dan informasi menarik seputar Tanah Karo.
"Banyak cerita menarik yang didapatkan dan kesempatan luar biasa buat menyaksikan kesenian tarian Karo, saya udah lama ga liat ini di kota karena udah jarang masyarakat yang mengedepankan identitas budaya tradisional," buka Alam.
Baca Juga: Simak 8 Tema Topik Webinar yang Sangat Dibutuhkan oleh Ibu Bapak Guru Khususnya di Era Digital!
Dirinya pun tertarik dengan cerita dimana satu rumah adat di Desa Wisata Dokan dibangun untuk delapan keluarga dan menerapkan konsep pemerintah kecil yang mengatur konflik manajemen rumah tersebut.
Sehingga, kata Alam, walaupun ada banyak keluarga di dalamnya, persoalan yang ada di dalamnya bisa tergoranisir dengan baik.
"Saya diceritakan bagaimana Rumah Dokan itu dibangun konsep dan filosofinya seperti apa. Menariknya, rumah adat ini disusun untuk delapan keluarga yang di dalamnya ada pemerintahan kecilnya, tradisi ini dipertahankan hingga saat ini," ungkap Alam.
Selain itu, Alam juga mendengarkan sejumlah aspirasi langsung dari warga setempat yang memiliki keinginan besar untuk melanjutkan jenjang pendidikan hingga sarjana.
Baca Juga: Langkah Konkret dalam Melakukan Refleksi Diri untuk Peningkatan Kualitas Pendidik
Untuk itu, menurut Alam, program Ganjar-Mahfud satu keluarga satu sarjana dirasa tepat untuk warga Karo.
"Anak-anak di sini memiliki keinginan untuk meningkatkan derajat hidupnya sehingga mereka punya keinginan keras untuk mengejar cita-cita salah satunya dengan menjadi sarjana," jelas Alam.
Selanjutnya, Alam pun menjelaskan bagaimana digitalisasi bisa jadi pematik agar mereka bisa mempertahankan kultur yang ada. "Tentu ini jadi modal awal bagaimana teman-teman bisa berkembang dan bisa memperkenalkan budayanya lebih luas lagi agar bisa terjaga dengan baik dan terarsip secara digital," jawab Alam.
Alam mengaku terkesan dengan perjalanan pengalamannya ke Tanah Karo. Harapannya eksistensi budaya yang sudah berjalan bisa dilestarikan dan dikembangkan hingga terekspose secara luas.
"Pengalaman ini akan saya tunjukan dan ceritakan ke temen-temen lain agar desa ini bisa jadi contoh desa yang masih mempertahankan kesenian adat istiadat dan ke seluruh Indonesia," pungkas Alam.
Dalam kesempatan tersebut, sejumlah warga diminta untuk menuliskan pesan aspirasi yang sudah disiapkan oleh Alam. Tujuannya agar tulisan tersebut bisa menjadi masukan untuk Alam bawa kepada Ganjar-Mahfud.
Adapun aspirasi yang umu disampaikan oleh masyarakat dari Tanah Kari meliputi bantuan bibit petani, bantuan langsung secara tepat sasaran dan terbuka serta bantuan anak sekolah sampai sarjana.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 2Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 3Netanyahu: AS Akan Hentikan Bantuan Militer ke Israel, Tinggal Menunggu Waktu
- 4Megawati Hangestri Dapat Julukan Baru dari Media Korea, Apa Artinya?
- 5Prediksi Skor Napoli vs Roma 24 Oktober 2026: Derby del Sole Diprediksi Sengit
- 6Pemecatan Michael Carrick Mulai Disuarakan, Ada 'Monster' Sulit Dijinakkan di Tubuh MU?
- 750 Contoh Ucapan Hari Santri 2026 Terbaru, Singkat dan Penuh Makna
- 8Hasil dan Klasemen Liga Champions: Como Tenggelamkan MU, Real Madrid Merangsek ke 3 Besar
- 9KPK Sita BMW Milik Richard Erlangga dalam Korupsi BNPB, Total Ada Empat Mobil
- 10KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot









