PKB-Gerindra Kaltim Saling Sahut Saat Daftar Bacaleg, Ketua KPU Terpancing

AKURAT.CO DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan DPD Partai Gerindra Kalimantan Timur saling bersahutan saat mengantarkan berkas pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) di kantor KPU setempat, Sabtu (13/5/2023).
Rombongan DPW PKB Kaltim datang lebih dulu sekitar pukul 13.50 WITA sambil membawa berbagai atribut. Sejumlah kader mengenakan kemeja putih dan hijau ditutup oleh rompi hijau tua dengan gambar lebah di sebelah kanan.
Setelah memasuki Aula KPU Kaltim bersama Ketua DPW PKB Kaltim, Safruddin, tak berselang jajaran DPD Gerindra Kaltim tiba. Ketua DPD Gerindra Kaltim, Andi Harun, langsung menempati kursi tunggu di luar aula.
Sekitar 20 menit berlalu di dalam ruangan, Andi Harun dan rombongan yang terdiri dari 15 kader dipersilakan masuk ke aula.
Setelah Ketua DPW PKB menyerahkan berkas pendaftaran pencalonan secara formal kepada Ketua KPU Kaltim, Andi Harun kemudian berteriak "Hidup PKB."
Teriakan tersebut sontak disahut oleh Safruddin.
"Hidup Gerindra," balasnya sambil mengepalkan tangan ke atas.
Tidak mau kalah, Ketua KPU Kaltim, Rudiansyah, juga terpancing ikut berteriak.
"Hidup Cak Udin (Safruddin)," selorohnya.
Hubungan romantis PKB dan Gerindra di Kaltim memang diakui oleh Safruddin. Jadwal pengantaran berkas pendaftaran di hari yang sama adalah buktinya.
Seharusnya rombongan kedua partai datang secara bersamaan di Kantor KPU Kaltim. Namun hujan deras yang mengguyur Kota Samarinda membuat kedatangan mereka terpaut beberapa menit.
"Ini serentak Se-Indonesia, berbarengan dengan Gerindra. Skenario dari DPP bersamaan daftar ke KPU," kata Safruddin kepada awak media.
Tapi sesuai dengan penjadwalan justru bergantian, di mana PKB lebih dulu menyerahkan berkas.
"PKB-Gerindra solid dan mesra. Kami siap mengawal demokrasi untuk Indonesia yang lebih baik," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November



