JMSI Kutuk Aksi Kekerasan terhadap Wartawan di Mandailing Natal
AKURAT.CO Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumut Rianto Aghly mengutuk aksi kekerasan terhadap wartawan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina).
Demikian ditegaskan Bos Sumut 24 itu didampingi Sekretaris JMSI Sumut Chairum Lubis, menanggapi aksi kekerasan yang menimpa Jefri Barata Lubis, wartawan yang bertugas meliput di Kabupaten Madina.
"Kita serahkan kasus penganiayaan ini kepada Polres Madina, karena saya optimis Polres Madina bisa mengungkap dan menangkap para pelaku penganiayaan terhadap wartawan tersebut," ujar Rianto kepada wartawan, Minggu (6/3/2022).
Menurut dia, kekerasan terhadap Jefri ini merupakan tindakan yang tidak beradab. Sebab, wartawan itu bekerja dilindungi Undang-undang (UU).
"Kalau ada persoalan, kita bisa diselesaikan dengan secara kekeluargaan dan jangan mainkan hakim sendiri," cetusnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, seharusnya, jika ada pihak-pihak tersinggung atas pemberitaan yang ditulis oleh Jefri, mekanismenya ada diatur dalam UU. Artinya, jangan malah main hakim sendiri.
"Karena itu, kita mengutuk keras aksi premanisme yang telah mencederai kebebasan dan dunia pers," katanya.
Dalam hal ini, JMSI Sumut sangat yakin dan percaya penegak hukum dapat menuntaskan kasus yang menimpa Jefri tersebut.
"Kita yakin dan percaya, penegak hukum, dalam hal ini Polres Madina dapat menuntaskan kasus ini dan menangkap para pelakunya, serta menyeret pelakunya ke meja peradilan," pungkasnya.
Seperti diberitakan, Jefri Barata Lubis dipukul oleh oknum Organisasi Kepemudaan (OKP). Kejadian ini terjadi sekitar pukul 20.30 WIB di Lopo Mandailing Coffe SPBU Aek Galoga, Kabutan Madina.
Kekerasan yang menimpa Jefri diduga terkait pemberitaannya yang menyudutkan salah satu Ketua OKP di Kabupaten Madina.
Akibatnya Jefri mengalami luka memar pada bagian wajah sebelah kanan.
Merasa keberatan, Jefri langsung melaporkan peristiwa penganiayaan yang dialaminya ke Polres Madina.
Diketahui, Seorang wartawan salah satu media online Kota Medan yang bertugas di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara (Sumut), Jefri Barata Lubis, dianiaya oleh sejumlah orang. Penganiayaan terjadi di salah satu Coffee Shop, Kota Panyabungan.
Penganiayaan yang dialami Jefri terekam kamera CCTV, kemudian tersebar dari viral di media sosial (medsos). Informasi diperoleh, penganiayaan yang dilakukan oleh sejumlah orang terhadap Jefri terjadi pada Jumat, 4/3/ 2022, malam hari.
Tindakan penganiayaan yang dialami Jefri telah dilaporkan ke Polres Mandailing Natal. Terkait hal itu, Kasat Reskrim Polres Mandailing Natal, AKP Edi Sukamto, membenarkan ada laporan soal penganiayaan yang dialami oleh wartawan. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai




