9 Pelajar Jadi Tersangka Pembacokan di Tasikmalaya

AKURAT.CO, Jajaran Polres Cianjur berhasil menangkap sembilan tersangka pembacokan terhadap Agil, siswa SMK Ar-Rahmah Cianjur di Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, Selasa (7/12/2021).
"Sekitar sembilan pelaku melakukan pembacokan saat itu," kata Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan di Mako Polres Cianjur, Jumat (10/12/2021).
Ia mengatakan, kronologi bermula saat korban yang tengah duduk di pinggir jalan bersama temannya, tiba-tiba dihampiri sekumpulan orang pelajar dari sekolah lain.
"Nah, itu diketahui berasal dari SMK PGRI 3 Otomotif," ujarnya.
Menurutnya, para pelaku itu menggunakan empat unit sepeda motor, jadi satu motor berbonceng tiga. Dan mereka sedang konvoi dan menghampiri korban sedang duduk di pinggir jalan bersama temannya.
Menurutnya, korban bersama temannya mengatakan kepada kelompok siswa yang konvoi tersebut bahwa SMK PGRI 3 Otomotif tidak ada apa-apanya.
"Para pelajar tersebut langsung menghampiri korban dengan mengeluarkan senjata tajam," terang Kapolres Cianjur.
Ia mengatakan, korban mengalami empat luka bacok di kaki, pantat, dan dua bacokan di punggung. Kata dia, temannya korban berhasil kabur.
Korban diselamatkan warga dan langsung dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cianjur, untuk penanganan lebih lanjut.
Atas perbuatan para pelaku, pelaku dijerat pasal 170 ayat (2) ke 2 e KUHP, dengan ancaman hukuman 9(sembilan) tahun penjara dan atau pasal 80 ayat (2) undang undang Nomor 35 tahun 2014 atas perubahan Undang undang Nomor 23 tahun 2002.
"Tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman lima tahun penjara," tutupnya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





