Operasi Modifikasi Cuaca, Sebanyak 3,2 Ton Natrium Klorida Disemai di Langit Jakarta

AKURAT.CO Sebanyak 3,2 ton natrium klorida (NaCl) dan kalsium oksida (CaO) telah disemai di langit Jakarta dan sekitarnya dalam Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang digelar BPBD Provinsi Jakarta.
"Pada hari kedua belas kami melaksanakan empat kali sorti penerbangan sebagai upaya menekan curah hujan tinggi," kata Kepala Pelaksana BPBD Jakarta, Isnawa Adji, dalam keterangannya, Selasa (27/1/2026).
Dia menjelaskan, pada sorti pertama dilaksanakan pada pagi hari dengan penyemaian awan di wilayah overhead perairan utara Jakarta pada ketinggian 8.000-12.000 kaki.
Pada sorti ini digunakan bahan semai berupa NaCl sebanyak 800 kilogram.
Untuk sorti kedua dilaksanakan pada hari yang sama dengan fokus penyemaian awan di wilayah overhead Jakarta Selatan.
Penyemaian dilakukan pada ketinggian 6.000 kaki dengan target awan stratocumulus.
Baca Juga: Pemprov Jakarta Perluas Operasi Modifikasi Cuaca ke Bogor hingga Bekasi
"Awan target memiliki base 3.000 kaki dan top 5.000 kaki. Dengan arah angin dominan dari barat laut berkecepatan 12 knot," kata Isnawa.
Pada sorti ini digunakan bahan semai CaO sebanyak 800 kilogram.
"Sementara itu, sorti ketiga dilaksanakan pada siang hari dengan area semai di wilayah overhead Bekasi dan 800 kilogram CaO disemai," ujar Isnawa.
Sorti keempat dilaksanakan pada sore hari dengan area penyemaian awan di wilayah overhead Kabupaten Bogor pada ketinggian 5.000-7.000 kaki. Area semai berada pada radial 150-210 derajat dan menggunakan sebanyak 800 kilogram CaO.
Pelaksanaan OMC hari ke-12 merupakan langkah antisipatif untuk mengendalikan potensi curah hujan tinggi yang dapat berdampak pada wilayah Jakarta.
"Seluruh pelaksanaan OMC dilakukan berdasarkan analisis kondisi atmosfer dan pemantauan cuaca secara intensif, sehingga penyemaian awan dapat diarahkan ke wilayah yang lebih aman," demikian Isnawa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








